SuaraJakarta.id - Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, Abdul Rauf Gaffar mengemukakan, pembangunan sumur resapan atau drainase vertikal bukan hanya berfungsi sebagai pengendali banjir maupun menghilangkan genangan.
"Sumur resapan itu kan bukan untuk pengendalian banjir saja. Itu untuk konservasi air. Bukan berarti menghilangkan genangan," kata dia saat dikonfirmasi, Kamis (21/1/2022).
Abdul Rauf mengatakan, pengendalian banjir tidak bisa hanya mengandalkan sumur resapan.
Pembangunan sumur resapan, lanjut dia, bertujuan sebagai konservasi atau menampung air hujan.
Rauf menjelaskan, banjir di sembilan lokasi wilayah Jakarta Pusat pada Selasa (18/1/2022) lalu dipengaruhi oleh intensitas curah hujan yang tinggi, luapan air dari Kali Sunter hingga back water atau berbaliknya air.
Salah satu ruas jalan yang terdampak, yakni Jalan Jenderal Suprapto dan Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dengan tinggi genangan mencapai 70 cm.
Para petugas pun memompa hingga pukul 18.30 WIB, sebelum akhirnya jalan bisa dilalui kembali.
"Rata-rata di bawah 1 jam sudah surut. Cuma memang yang di area (Jalan) Suprapto agak lama. Jam setengah 7 bisa buka satu jalur lambat," kata dia.
Dia menambahkan, kesiagaan pompa yang membuat air cepat surut. Setidaknya ada 23 rumah pompa dan 95 pompa stasioner di Jakarta Pusat.
Baca Juga: Gotong Keranda di Tengah Banjir, Kapolsek Teluknaga Minta Anggota Bantu Warga Tanpa Padang Status
Berita Terkait
-
Kasus Semakin Merebak, Lima Kecamatan di Jakarta Masuk Zona Merah Omicron
-
Banjir Jakarta Mulai Surut Setelah Seharian, 610 Orang Masih Mengungsi
-
Sadis! Suami di Duren Sawit Jakarta Timur Bunuh Istri Setelah Berhubungan Badan
-
Minta Nama Ibukota Baru Tetap Jakarta, Politisi Demokrat Ini Diolok-olok Warganet
-
Banjir Jakarta Tak Surut Dalam 6 Jam, Wagub DKI Ahmad Riza Patria Ungkap Kemungkinannya
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?