SuaraJakarta.id - Jumlah warga Kota Tangerang Selatan yang terpapar Covid-19 varian Omicron bertambah tujuh kasus. Total tercatat ada 14 kasus Omicron di Tangsel, satu diantaranya meninggal di RS Sari Asih Ciputat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr Allin Hendallin Mahdaniar mengatakan, penambahan kasus Omicron itu baru diketahui pada Sabtu (22/1/2022).
Jumlah itu bertambah, setelah keluar hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang dilakukan kepada sejumlah warga.
"Bertambah jadi 15, tapi yang satu perjalanan luar negeri itu ditarik ke data pusat jadi enggak masuk ke data di Tangsel. Jadi data yang di tangsel cuma 14. Diketahui kemarin, kan sebelumnya delapan bertambah tujuh," kata Allin saat dikonfirmasi SuaraJakarta.id, Minggu (23/1/2022).
Allin menerangkan, data terbaru itu diketahui dari hasil sampel yang dikirim oleh pihaknya sejak sepekan lalu hasil tracing tim puskesmas di lapangan.
Mereka yang di PCR merupakan orang yang melakukan kontak erat dengan pasien Omicron sebelumnya.
"Kita mengirim sampel, kan ada beberapa yang dilakukan PCR yang tracing dari puskesmas. Nah terus kita memang mengirim sampel itu ke GSI. Itu dikasih jatah sebulan dua kali, tapi sepuluh (sampel) maksimal. Ya usdah hasilnya seminggu baru kemarin keluar, tujuh positif Omicron dan tiga Delta," terang Allin.
Allin menyebut, saat ini tujuh warga Tangsel yang baru ketahuan positif Omicron sedang menjalani isolasi terpusat di Rumah Lawan COVID-19 dan tak mengalami gejala.
"Mereka yang PCR juga tanpa gejala dan isolasi mandiri di rumah. Saat ini di RLC. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan, terbanyak Ciputat," ungkap Allin.
Baca Juga: Omicron Meningkat, Lima Organisasi Medis Minta PTM 100 Persen Dievaluasi
Allin juga membenarkan informasi yang disampaikan oleh Satgas COVID-19 Nasional bahwa ada warga Tangsel yang terpapar Omicron meninggal di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat.
"Dia datang ke rumah sakit sudah parah, tapi datangnya bukan tahu dia COVID-19, tetapi karena penyakitnya. Di swab dan akhirnya ketahuan positif COVID-19," paparnya.
Menurutnya, kembali meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di Tangsel lantaran saat ini masyarakat dinilai sudah mulai abai disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Kan orang mobilitas sudah bebas, prokesnya sudah nggak jalan. Kalau prokesnya jalan mah enggak bakal (meningkat)," sebutnya.
Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak panik mendapati informasi adanya peningkatan kasus COVID-19. Baik varian Delta maupun Omicron.
Hal yang harus dilakukan, lanjut Allin, kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
Berita Terkait
-
Kemenkes RI Umumkan Sebab Kematian Dua Pasien Covid-19 Varian Omicron
-
Antisipasi Omicron, 2 Negara Bagian Australia Lakukan Tes Covid-19 ke Siswa 2 Kali Seminggu
-
Kasus Aktif Covid-19 21 Orang, Dinkes Bantul: Belum Terdeteksi Ada Omicron
-
Antisipasi Persebaran Varian Omicron, Pemkab Pasuruan Kian Gencarkan Vaksinasi Massal
-
Kasus Omicron Pertama Ditemukan di Sulsel, Andi Sudirman Imbau Warga Kurangi Kegiatan di Luar Rumah
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event