SuaraJakarta.id - Serang merupakan ibu kota provinsi Banten yang di dalamnya memiliki berbagai deretan atraksi wisata. Salah satu yang paling terkenal adalah Pantai Anyer yang setiap musim liburan jadi langganan tempat berlibur. Tidak bisa dipungkiri, Pantai Anyer memang memiliki keindahan alam yang membuat banyak terhibur. Apalagi, banyak juga tempat penginapan yang lokasinya dekat dengan Pantai Anyer, seperti halnya Kadena Glamping Dive Resort.
Serang tidak hanya tentang Pantai Anyer saja, banyak hal menarik lainnya yang bisa dicoba. Termasuk juga dengan berbagai tempat makan legendaris yang banyak kuliner lezat yang menggugah selera. Bagi Anda yang ingin kulineran di Serang, berikut ini deretan destinasi kuliner legendaris yang bisa dikunjungi.
Rabeg Khas Serang H. Naswi
Jika ke Serang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi rabeg. Ini merupakan kuliner khas Banten yang terinspirasi dari hidangan Arab. Bahan dasarnya adalah daging kambing dan jeroannya. Jika dilihat sekilas, mirip tongseng namun irisan dagingnya tebal-tebal. Citarasanya juga perpaduan antara manis, gurih, dan cenderung pedas.
Dahulu kala, rabeg merupakan hidangan Kesultanan Banten. Sekarang sudah bisa dinikmati oleh berbagai kalangan. Salah satu rekomendasi tempat rabeg yang populer di Serang adalah milik H. Naswi. Tempat makan ini sangat populer di Serang dan telah berdiri sejak tahun 1982.
Rabeg H. Naswi memiliki rasa yang konsisten karena masih menggunakan resep turun temurun. Selain rabeg, di tempat ini juga banyak menu enak lainnya, misalnya saja nasi timbel, nasi uduk, bebek goreng, sate kambing, soto, dan lain-lain. Alamatnya berada di Jl. Mayor Syafei No. 30, Kotabaru, Serang.
Nasi Bakar Sumsum Mang Puri
Sumsum sapi atau ayam sudah biasa, namun, bagaimana dengan sumsum kerbau? Jika Anda penasaran, saat berkunjung ke Serang bisa mampir ke Nasi Bakar Sumsum Mang Puri. Tempat ini menyuguhkan nasi sumsum super enak yang sumsumnya berasal dari kerbau. Alasan sang empunya menggunakan sumsum kerbau adalah teksturnya lebih padat dan memiliki aroma harum menggugah nafsu makan.
Nasi Sumsum Bakar Mang Puri ini sendiri sudah ada sejak tahun 1941 dan masih memiliki citarasa yang sama persis seperti awal berdirinya. Dalam satu porsi, biasanya nasi sumsum ini akan dipadukan dengan timun, irisan tomat, dan juga sambal kacang. Selain nasi bakar sumsum, Anda juga bisa mencicipi otak-otak, sate lidah kerbau, sate kambing, dan lain.lain. Alamat nasi sumsum ini berada di Jl. Kapten Swardo No. 15B, Kotabaru, Serang.
Baca Juga: Rekomendasi SEVENTEEN, Ini 5 Makanan di Seoul yang Wajib Kamu Coba
Rumah Makan Ibu Entin
Pergi ke Serang tanpa mencicipi berbagai makanan laut rasanya kurang afdol. Maka dari itu, Anda sangat disarankan untuk berkunjung ke Rumah Makan Ibu Entin. Di sini, ada banyak sekali berbagai olahan seafoods. Mulai dari udang bakar, peyek udang, ikan bakar, cumi bakar, otak-otak, sampai dengan sate bandeng. Salah satu menu yang paling laris manis adalah otak-otak, bahkan tidak jarang orang membawa pulang sebagai oleh-oleh.
Rumah Makan Ibu Entin sudah berdiri sejak tahun 1986, pusatnya ada di Labuan Banten. Sementara yang di Serang, berada di Jl. Raya Serang-Pandeglang KM 5, Cipocok Jaya. Jam bukanya mulai dari pukul 08.00 sampai dengan 21.00 WIB.
Nasi Timbel Alam Sari
Nasi timbel merupakan kuliner khas Sunda yang hampir tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat, termasuk juga di Serang. Salah satu rekomendasi tempat makan nasi timbel enak adalah Nasi Timbel Alam Sari. Anda bisa memadukannya dengan berbagai lauk, mulai dari sayur asem, ikan peda, oseng kangkung, dan masih banyak lainnya.
Nasi Timbel Alam Sari ini memiliki lokasi yang cukup luas, jadi cocok sekali bagi yang mengajak keluarga besar. Alamat tempat kuliner satu ini berada di Jl. Jenderal Sudirman No. 8, Panancangan, Cipocok Jaya, Serang. Jam bukanya, mulai dari pukul 10 pagi hingga 10 malam.
Berita Terkait
-
Camping Ground Kampung Eiger Diusulkan Jadi Penginapan Alternatif Penonton MotoGP
-
Bosan Makan AYCE Japanese dan Korean BBQ? Coba 3 Rekomendasi Restoran Unik Ini!
-
Pencinta Makan Merapat, 5 Destinasi Wisata Kuliner di Bandung Ini Wajib Dikunjungi!
-
Camping di Gunung Lambeallu, Memotret Panorama dan Momen Tak Terlupakan
-
9 Makanan Khas Jawa Timur Paling Dicari dari Rujak Soto sampai Sego Tempong
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan