SuaraJakarta.id - Tokban adalah suatu startup dalam negeri yang sedang merintis ekosistem konstruksi di Indonesia, namanya berasal dari Tok[o]ban[gunan] (Tokban) ini, mulai berjalan inisiatif B2B-nya (Business to Business) sejak bulan September 2021.
Lanskap industri B2B e-commerce sudah melonjak berkali-kali lipat di masa pandemi ini. Namun, seperti banyaknya perusahaan – kita masih melihat potensi untuk perkembangan bagi beberapa sektor yang berada di Indonesia. Penggerak pertama yang berada di sektor FMCG (fast moving consumer product) atau produk dalam kemasan, sudah berhasil mengembangkan B2B marketplace yang digemari pengguna untuk mencari barang dan bertransaksi dalam jumlah besar.
Pengikut pergerakkan ini adalah sektor pertanian dan otomotif yang mengalami kenaikan transaksi sehingga 3x lipat. Di saat disrupsi rantai pasok di masa pandemi, pemilik proyek memiliki kesulitan untuk mendapatkan material on-site sesuai dengan jadwal yang dibutuhkan, sehingga proses eksekusi terhambat.
Pendiri Tokban adalah 2 karakter, Jordy dan Tiffany, dengan pengalaman gabungan lebih dari 50 tahun di industri konstruksi, merasakan permasalahan ini dari tangan pertama. Jordy – berlatar belakang marketplace bahan bangunan online, dan Tiffany dengan latar pengembangan perumahan memiliki kesulitan untuk mengadakan produk-produk ke proyek dengan batasan supplier dari (1) kepastian pengiriman barang, (2) kualitas produk yang dikirim, (3) alternatif supplier apabila belum pernah ada afiliasi bisnis sebelumnya.
Baca Juga: IPO GoTo Bakal Tentukan Nasib Unicorn di Bursa Efek Indonesia
Ditambah lagi, skema distributor yang beragam, dimana sebelumnya kita bisa diarahkan ke suatu distributor yang hanya memiliki beberapa jenis brand/SKU dan tidak diperbolehkan berdagang dengan supplier lainnya meskipun produk yang sama. Ketidakpastian ini menghambat proses penyuplaian bahan konstruksi untuk stok atau proyek.
Tokban lahir sebagai tempat tujuan untuk penyediaan barang-barang alternatif tersebut. Dengan minimum order yang minim, Tokban hadir untuk membantu toko-toko dan kontraktor mencari material konstruksi dengan harga terendah. Dengan jaringan supplier yang luas dan harga bersaing. Sejauh ini, Tokban sudah bekerja sama dengan puluhan mitra supplier di Jabodetabek untuk meningkatkan kualitas layanan dan jaringan produk yang ditawarkan. Tokban bisa membantu suplai hingga lebih dari 10.000 SKU dan akan terus bertambah lagi seiring berjalannya waktu.
“Kami ingin memberdayakan toko-toko untuk mendapatkan harga terbaik dengan kualitas pengiriman yang terjamin. Fokus tokban adalah untuk membantu toko-toko dan kontraktor di Jawa Barat untuk saat ini dan menambah jangkauan supplier-supplier mitra kami” dilengkap oleh Jordy Salim, Co-Founder dari Tokban.
Untuk inisiatif kontraktor-kontraktor mandiri, kunjungi juga website Tokban Blog untuk inspirasi desain rumah dan informasi terkini mengenai produk-produk bangunan dan kenyamanan berusaha atau gaya hidup modern.
Baca Juga: Startup Pengelolaan Sampah Indonesia Ini Raih Pendanaan dari Investor Singapura
Berita Terkait
-
8 Startup Kosmetik Lokal yang Dimiliki Wanita, Kualitasnya Tak Kalah dari Brand Luar
-
Empati Jadi Aksi, Ini 5 Ide Startup Mini untuk Kesehatan Mental Generasi Z!
-
5 Keungulan Teknologi Fintech di Bisnis Startup, Apa Saja?
-
6 Rekomendasi Software Manajemen Keuangan Startup di Indonesia, Pembukuan Lebih Rapi
-
Terkuak! Bukan Ratusan Ribu, Ternyata Cuma Segini Pembudidaya di eFishery
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga