SuaraJakarta.id - Berikut ini cara daftar DTKS agar bisa masuk dalam pendataan KJP Plus 2022. Pendataan DTKS untuk warga Jakarta dibuka mulai tanggal 1 Februari 2022 hingga 20 Februari 2022.
Sistem pendaftaan KJP Plus 2022 memang sudah berubah. Perubahan ini dimulai sejak KJP Plus tahap 2 tahun 2021.
Dikutip dari AyoIndonesia, pendataan KJP Plus 2022 masih dibuka dengan cara mendaftar menjadi DTKS terlebih dahulu.
Pendataan KJP Plus 2022 kini datanya diambil oleh Dinas Pendidikan dari DTKS. Jika belum terdaftar menjadi DTKS maka belum bisa menjadi calon penerima KJP Plus 2022.
Berikut cara daftar DTKS:
1. Kunjungi laman https://dtks.jakarta.go.id/
2. Buat akun baru bagi yang belum memiliki akun
3. Login menggunakan akun yang sudah dibuat
4. Pilih menu pendaftaran
5. Masukkan data diri, anggota keluarga, dan informasi rumah tangga ke dalam sistem
6. Klik kirim
Baca Juga: Pengamat: Anies Baswedan Dipasangkan dengan Siapa pun Peluang Menang Sangat Besar
7. Satu akun bisa digunakan untuk mendaftarkan beberapa keluarga. Jika masih ada kendala, bisa mendaftar secara offline melalui kelurahan sesuai domisili dengan membawa KTP dan KK asli.
8. Pendaftaran DTKS ini tidak bisa instan dan harus melewati berbagai tahapan sebelum disetujui untuk kemudian disahkan sebagai DTKS oleh Kementerian Sosial RI.
9. Sesudah masuk DTKS, data akan digunakan oleh Disdik saat jadwal pendataan KJP Plus dan akan diproses menjadi calon penerima KJP Plus 2022.
10. Untuk mengecek status penerima KJP Plus, bisa dilakukan dengan memasukkan NIK, tahun, dan tahap dalam link https://kjp.jakarta.go.id/kjp2/public/cekStatusPenerima.php .
Demikian informasi cara daftar DTKS agar bisa masuk dalam pendataan KJP Plus 2022.
Berita Terkait
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Pengelolaan Payroll Perusahaan Makin Mudah dan Efisien dengan QLola by BRI
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat