SuaraJakarta.id - Sebanyak lima pemuda ditetapkan sebagai tersangka kasus pembegalan terhadap Aipda SE (41) anggota Brimob yang bertugas di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok Jawa Barat.
Aipda SE dibegal saat melintas di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Bekasi pada Selasa (15/2/2022) dinihari sekitar pukul 03.30 WIB.
Berdasarkan pengakuan kelimanya, mereka nekat membegal Aipda SE untuk mengusai sepeda motor korban yang selanjutnya akan dijual untuk membeli minuman keras. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan.
"Untuk kepentingan mereka nongkrong, beli alkohol dan foya-foya," kata Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (16/2/2022).
Adapun kelima tersangka adalah MH (17), RMI (21), AM (16), MAL (17), dan RH (16). Kata Zulpan kelima pemuda yang kekinian berstatus tersangka, memiliki perannya masing-masing.
Pertama MH yang merupakan otak utama dalam kasus ini. Dia berperan mengajak rekannya untuk melakukan pembegalan.
"Yang mengajak tersangka lainnya untuk tentukan lokasi berbuat kejahatan atau pencurian dengan kekerasan," kata Zulpan.
Kemudian, RMI berperan untuk membacok korban menggunakan celurit ke arah punggung Aipda SE. Kemudian dia juga bertugas mengambil sepeda motor korban bersama AM.
Lalu MAL, yang bertugas menyediakan senjata tajam berupa celurit bagi rekannya untuk beraksi. Sementara RH bertugas menyimpan sepeda motor hasil rampasan untuk selanjutnya dijual secara daring di media sosial.
Zulpan mengungkapkan pembegalan terhadap Aipda SE berawal saat dia hendak pulang ke rumahnya, usai tugas malam sekitar pukul 02.00 WIB.
Namun ketika tiba di Jalan Raya Kranggan, tiba-tiba dia dipepet oleh tiga orang pelaku yang mengendarai satu sepeda motor. Ketika orang pelaku itu adalah RMI, AM, MH.
"Yang di depan membawa motor, yang di tengah membawa celurit, yang di belakang juga membawa celurit," jelas Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (16/2/2022).
Setelah memepet korban, mereka langsung melakukan pembacokan. Saat korban tergeletak tak berdaya, mereka langsung mengambil sepeda motor milik Aipda SE.
Atas perbuatannya kelimanya, mereka dijerat dengan pasal 365 KUHP Ayat 2 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak Jakarta 27 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Kluster 2 Resmi Dibuka, 7 Kota Tujuan Ini Jadi Rebutan
-
Jadwal Imsak & Buka Puasa Jakarta Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026, Catat Waktu Magrib
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Jakarta 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Jam Sahur
-
Waktu Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 25 Februari 2026: Catat Jam Magrib & Doa Berbuka Lengkap