SuaraJakarta.id - Warga terdampak gempa di Pasaman Barat, Sumatera Barat mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang terus memberikan pelayanan kemanusiaan. Untuk korban gempa di Sumatera Barat, Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana dan Rumah Sehat Baznas menyediakan evakuasi, layanan dapur umum, dapur air, dan pelayanan kesehatan.
Pelayanan dapur umum dan dapur air dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni Kampung Timbo dan Kampung Banir di Nagari Kajai. Demi memaksimalkan aksi, Baznas menerjunkan tim Baznas Tanggap Bencana Pusat, yang dibantu personel dari Baznas Tanggap Bencana Provinsi Sumatera Barat, Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Tanah Datar, Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Agam, Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Pasaman Barat, Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Padang Pariaman, dan dibantu relawan lain.
Sementara itu untuk memberi akses kesehatan kepada warga terdampak gempa, Baznas juga menerjunkan tim medis ke lokasi bencana.
"Baznas juga menaruh perhatian kepada kondisi kesehatan penyintas bencana. Melalui Rumah Sehat Baznas, pelayanan kesehatan dilakukan di Pos Kantor Baznas Kabupaten Pasaman Barat, dengan penerima manfaat sebanyak 39 pasien," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA., Selasa (1/3/2022).
Baca Juga: Bahaya Potensi Longsor Usai Gempa Pasaman, BMKG Minta Warga Pasbar Tinggal Di Tepi Sungai Mengungsi
Ia menuturkan, pemulihan pascagempa para penyintas bencana jadi salah satu fokus Baznas saat ini. Munculnya dampak lanjutan membuat Baznas mengupayakan aksi maupun kegiatan dengan melibatkan para penyintas bencana.
"Bencana biasanya menimbulkan efek berkelanjutan. Salah satunya dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun psikologis korban. Maka, Baznas engupayakan hadir untuk membantu pemulihan para penyintas bencana, termasuk yang di Pasaman Barat ini," ucapnya.
Menurutnya, upaya ini sering dilakukan Baznas di lokasi bencana, salah satunya saat membantu korban erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu. "Di sana selain kesehatan pengungsi, Baznas juga menyertakan aksi layanan psikososial untuk memulihkan trauma para korban, terutama para anak dan lansia," lanjut Saidah.
Ia berharap korban bencana gempa di Pasaman Barat dapat segera pulih dan bangkit seperti semula. "Baznas berharap saudara-saudara kita di Pasaman Barat segera pulih dan bisa beraktivitas seperti semula. Dalam membantu proses pemulihan korban bencana, Baznas membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pihak terkait maupun donatur, agar memaksimalkan aksi di lapangan," pungkas Saidah.
Baca Juga: BMKG Temukan Patahan Baru di Gunung Talamau Pasaman Barat
Berita Terkait
-
Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara
-
Indonesia Beri Bantuan Ketiga untuk Gempa Myanmar, Diantar Langsung Menteri hingga Anggota DPR
-
Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar
-
Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan
-
Konvoi Palang Merah China Ditembaki, Menlu Pastikan Bantuan Indonesia Tetap Sampai ke Myanmar
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga