SuaraJakarta.id - Polres Metro Jakarta Pusat turut menyelidiki kasus penganiayaan seorang perempuan berusia 13 tahun yang diduga terlibat open BO atau prostitusi online di kawasan Jakarta Pusat. Dari kasus ini, polisi telah mengamankan satu orang.
Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardhana mengatakan, sosok yang diamankan berinisial YS. Di samping itu, polisi juga sedang mendalami keterlibatan terduga pelaku lainnya.
"Baru satu orang kami amankan inisial YS. Kemudian nanti kami dalami yang terduga pelaku lain. Sementara masih dalam proses," kata Wisnu di Mapolrestro Jakarta Pusat, Senin (4/4/2022).
Wisnu mengatakan, korban remaja 13 tahun itu saat ini juga telah keluar dari rumah sakit usai pemeriksaan. Tidak hanya itu, korban juga telah dimintai keterangan guna menindaklanjuti kasus tersebut.
"Perkembangannya sampai saat ini kami sudah periksa si korban," sambung Wisnu.
Lebih lanjut, Wisnu menerangkan bahwa korban dan pelaku YS memang mempunyai hubungan pekerjaan di kawasan Green Pramuka, Jakarta Timur. Hanya saja, soal detail pekerjaan, Wisnu belum bisa memastikan karena masih dalam proses pendalaman.
"Karena ada hubungan pekerjaan di satu tempat itu di Green Pramuka. Maslaah pekerjaannya apa, nanti kami dalami."
Sebelumnya, remaja putri 13 tahun itu menjadi korban penganiayaan. Hal ini dialami korban setelah terlibat prostitusi online.
Korban, seperti dikutip dari Bogordaily.net--jaringan Suara.com, Kamis (31/3), ditemukan di sebuah apartemen kawasan Jakarta Pusat. Saat ditemukan, di tubuh korban ditemukan sejumlah luka bakar.
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes, korban mengalami luka bakar, luka sundut rokok bahkan di sejumlah tubuhnya mengalami luka lebam. Sebelumnya, korban disebut sebagai korban penculikan.
Namun dari penyelidikan kepolisian, korban diduga terlibat dalam kegiatan prostitusi. Informasi kepolisian, korban dirawat di RSUD Cibinong dengan luka cukup parah.
“Kami ketahui bahwa korban merupakan salah satu, ada open BO bersama rekan-rekan yang lain. Kemudian terjadi kesalahpahaman, kemudian rekan korban melakukan penganiayaan,” tuturnya.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, korban sempat disekap dan dianiaya sekitar tiga sampai empat hari di apartemen tersebut. Salah satu pelaku dikejar oleh polisi ke wilayah Lampung dan diamankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Kenali Sinyal Kulit dan Pemicunya, Tren Perawatan Kini Bergeser ke Skin Longevity
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up