SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya akan segera membangun kembali kios Lenggang Jakarta, Monas, Jakarta Pusat, yang terbakar, beberapa hari lalu.
"Kami akan rapatkan, tentu kami berkepentingan di situ UMKM (agar) bisa dibangun kembali untuk kepentingan masyarakat," kata Wagub DKI di Balai Kota Jakarta, Senin (4/4/2022).
Menurut Riza, para pedagang korban kebakaran di Lenggang Jakarta tersebut merupakan binaan Pemprov DKI. Sehingga solusi agar para korban bisa kembali berdagang juga tengah dipikirkan.
"Iya tentu di situ binaan kita semua," tutur Riza.
Diketahui, sebanyak 204 kios di Lenggang Jakarta kawasan Irti Monas, dilanda kebakaran pada Kamis pagi (31/3) pukul 04.45 WIB. Kios terdiri dari 180 menjual cindera mata (souvenir) dan sisanya 24 kios kuliner.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, hanya saja seluruh kios berikut isinya ludes terbakar.
Penyebab Kebakaran
Berdasarkan perkembangan kasus tersebut, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardana menyebutkan, insiden kebakaran yang menghanguskan ratusan kios di Lenggang Jakarta, Monas, berawal dari pertengkaran pasangan sesama jenis di salah satu kios.
Tersangka pelaku kebakaran, WST (29) mengaku bertengkar dengan salah satu pemilik kios, Dasrul, yang kiosnya menjadi titik awal kebakaran.
Baca Juga: Riza Patria: SK Pencopotan Taufik Sebagai Pimpinan DPRD DKI Sudah di Fraksi Gerindra
"Saudara WST pada malam itu memang bertengkar dengan Dasrul, kemudian sampai pukul 02.00 WIB, Dasrul meninggalkan tempat, kemudian WST mencari yang bersangkutan," katanya.
Sebelum meninggalkan lokasi, yang bersangkutan sudah melakukan pembakaran di lokasi kios WST menggunakan korek api.
WST memulai pembakaran dengan menyulutkan korek api gas ke gorden sehingga mengakibatkan kios milik Dasrul terbakar.
Mulanya, WST hanya berniat membakar kios Dasrul. Namun, karena letak kios lainnya yang berdekatan, kebakaran turut menghanguskan 24 kios kuliner, 180 kios souvenir, mushala dan toilet.
Wisnu membenarkan bahwa tersangka WST dan pemilik kios, Dasrul, memiliki hubungan khusus. Motif tersangka melakukan pembakaran kios adalah cemburu terhadap Dasrul.
Polisi masih mendalami motif ini, namun dipastikan tidak ada kecemburuan akibat persaingan bisnis, mengingat WST tidak memiliki lapak atau kios di Lenggang Jakarta, Monas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Investasi Syariah Jadi Alternatif, BRI Tekankan Pentingnya Strategi Kelola Portofolio
-
Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit
-
Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik
-
Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga