SuaraJakarta.id - Kedatangan penumpang pada masa arus balik Lebaran 2022 di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur diperkirakan terjadi pada H+4 Lebaran yang bertepatan dengan Sabtu (7/5/2022).
Kepala Terminal Kampung Rambutan Yulza Ramadhoni mengemukakan hal tersebut, lantaran, Senin (9/5/2022), warga di Jabotabek sudah mulai beraktivitas seperti biasanya.
"Kemungkinan pada hari Sabtu adalah puncak arus balik. Karena Senin (9/5) orang-orang mulai kembali beraktivitas dan pada hari Minggunya, mereka beristirahat satu hari," katanya seperti dikutip Antara pada Jumat (6/5/2022).
Sementra untuk perkembangan arus balik, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kedatangan di Terminal Kampung Rambutan mulai mengalami peningkatan pada Rabu (4/5/2022) atau H+1 Lebaran.
"Tercatat pada 4 Mei ada 3.862 penumpang yang turun melalui Terminal Kampung Rambutan dengan menggunakan 326 bus," katanya .
Kemudian pada 5 Mei 2022, tercatat 5.272 penumpang tiba.
"Sedangkan untuk hari ini kami masih merekap data yang masuk," ujar Yulza.
Seperti halnya Terminal Kampung Rambutan, jumlah pemudik yang kembali dari kampung halaman menggunakan moda transportasi bus hingga Jumat (6/5/2022) siang masih belum menunjukan lonjakan yang signifikan di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jaktim.
Hingga H+3 Lebaran 2022, pihak Terminal Pulo Gebang memastikan hal tersebut.
"Untuk arus balik di Terminal Pulo Gebang pada H+3 memang tidak lonjakan yang terlalu signifikan," kata Kordinator Satuan Pelaksana Prasarana dan Sarana Terminal Terpadu Pulo Gebang Wahyu seperti dikutip Antara.
Menurut data pengelola Terminal Pulo Gebang pada Jumat ini, sejak pukul 00.00 hingga 07.00 WIB, tercatat baru 50 bus AntarKota AntarProvinsi (AKAP).
Jumlah penumpang yang turun sejumlah 360 orang. Jumlah tersebut dinilai Wahyu tidak lebih banyak dari perkiraan karena keterlambatan bus-bus.
"Kondisi arus balik sekarang 'one way' dan ini memang membuat kedatangan bus-bus ini terlambat. Jadi, memang seharusnya mereka datang subuh tetapi datangnya jam 11.00 WIB baru sampai dan ini belum masuk data kita," katanya.
Ia menambahkan, puncak arus balik diprediksi baru akan terjadi pada Sabtu dan Minggu. Umumnya, lanjut dia, penumpang dari berbagai daerah seperti Sumatera, Jawa, Bali, NTB dan NTT akan tiba di terminal kedatangan pada Subuh hingga pagi hari.
Berita Terkait
-
Update Arus Balik Lebaran 2022: One Way Arah Jakarta pada 6-8 Mei Dimungkinkan Berlaku 24 Jam
-
H+3 Lebaran, Sejumlah 563 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Naik 41,1 Persen dari Lalu Lintas Normal
-
Arus Balik di Terminal Kalideres Pada H+3 Lebaran Masih Landai, Kepala Terminal: Puncaknya Sabtu dan Minggu
-
H+3 Lebaran, Belum Ada Lonjakan Pemudik yang Kembali ke Jakarta Melalui Terminal Pulo Gebang
-
Terjadi Peningkatan Volume Kendaraan 90,4 Persen dari Arah Timur Jawa Menuju Jabodetabek
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Dukung Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Dari Pertemuan Keluarga Hingga Bekal Masa Depan
-
BRImo Taiwan Perluas Layanan BRI Bagi Diaspora Indonesia
-
FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026