SuaraJakarta.id - Titi Nurhayati (27), ibu dari bocah berinisial A (8) yang meninggal diduga terjangkit hepatitis akut, mengakui jika pola makan sang anak memang kurang sehat.
Titi mengungkapkan jika almarhumah putrinya tersebut kerap mengonsumsi mie instan dan minum-minuman bersoda. A, lanjut Titi, sedikit membandel jika disuruh mengonsumsi nasi.
"Dia makan mie nya itu kuat banget itu. Pagi makan mie. Sama minum yang soda itu kuat banget," katanya ditemui di kediamannya di Tamansari, Jakarta Barat (Jakbar), Kamis (12/5/2022).
Titi mengatakan, ia tidak menyangka jika penyakit yang diderita anaknya ternyata cukup membahayakan.
Dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, mendiagnosa jika A terinfeksi hepatitis akut.
"Dokter bilang hepatitis akut. Iya dibilang gitu. Itu sekitar tanggal 17 April," katanya.
Titi mengungkapkan jika di bagian tubuh anaknya timbul warna kuning. Bahkan hingga ke bagian mata.
Warna kuning yang timbul di hampir seluruh bagian tubuh anaknya pun bukan samar, namun nyata seperti warna kunyit.
Sebagai masyarakat awam, Titi mengira jika warna kuning ditubuh anaknya lantaran anaknya kurang asupan sinar matahari.
Baca Juga: Kronologi Bocah di Jakbar Meninggal Diduga Terjangkit Hepatitis Akut, Tubuh Menguning hingga Mata
"Namanya kita orang awam sakitnya itu, kalau bayi kalau kuning gitu mungkin jemur aja nanti juga hilang. Tapi ini kuningnya makin ke sini gak hilang," paparnya.
Titi menambahkan, dokter yang merawat anaknya mengungkapkan jika organ hati sang anak sudah tidak berfungsi.
Namun dokter, lanjutnya, tidak merinci akibat kegagalan fungsi hati tersebut.
"Dokter juga gak ngerti ya, karena hatinya itu sudah gak berfungsi," pungkasnya.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
-
Cuma Hitungan Detik, Maling Gasak Motor di Tamansari Jakbar, Videonya Viral di Medsos
-
Kronologi Bocah di Jakbar Meninggal Diduga Terjangkit Hepatitis Akut, Tubuh Menguning hingga Mata
-
Kasus Hepatitis Akut di Jakarta Bertambah, PSI Minta Pemprov DKI Awasi Ketat PTM
-
Bocah Perempuan di Tamansari Meninggal Terindikasi Hepatitis Akut, Sakit Sejak Awal April
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?