Rizki Nurmansyah
Senin, 06 Juni 2022 | 17:46 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. [Suara.com/Muhammad Yasir]

SuaraJakarta.id - Polda Metro Jaya menggerebek dan membubarkan pesta bikini di Perumahan Pesona 2 Depok, Jawa Barat, Minggu (5/6/2022) dini hari kemarin. Kepolisian juga tengah memeriksa penyelenggara terkait motif kegiatan ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, pesta tersebut tak berizin. Ada sekitar 200 orang yang mengikuti kegiatan ini yang mayoritas anak muda.

"Terkait hal ini tentu kita sudah memanggil penyelenggara untuk dimintai keterangan terkait menyelenggarakan acara tanpa izin kepolisian dan dilakukan di perumahan," kata Zulpan, Senin (6/6/2022).

"Kegiatan ini tidak memiliki izin dari kepolisian sehingga kita membubarkan acara itu," ujar Zulpan.

Dia mengatakan pihak kepolisian juga telah melakukan tes urine kepada para peserta yang hadir dalam pesta bikini di Depok tersebut.

Namun tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba.

"Kemudian terhadap para peserta pesta tersebut dilakukan tes urine. Hasilnya tidak ditemukan adanya penggunaan narkoba," kata Zulpan.

Polisi menggerebek pesta bikini yang dilakukan ratusan anak mua di Perumahan Pesona 2 Depok, Jawa Barat, Minggu (5/6/2022) dini hari kemarin. [Dok. Istimewa]

Ditemukan 10 Kotak Kondom

Diberitakan sebelumnya, polisi juga menemukan 10 kotak alat kontrasepsi atau kondom dalam penggerebekan dan pembubaran pesta bikini di Depok ini. Namun, kondom tersebut diklaim belum digunakan.

Baca Juga: Pesta Bikini di Depok: Diikuti Ratusan Orang dan 'Tiket' Rp 300 Ribu-8 Juta

"Ada beberapa barang bukti seperti alat kontrasepsi yang belum dipakai. Ditemukan di dalam suatu kamar di dalam rumah itu," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes.

Yogen mengklaim penyidik masih mendalami terkait adanya dugaan pesta seks di acara tersebut. Penyelidikan dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

"Namun memang pada saat itu (kondom) ditemukan belum digunakan masih utuh beberapa bungkus. Jadi kita amankan juga," kata dia.

Load More