SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyoroti maraknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Terlebih lagi saat ini sudah menjelang Hari Raya Idul Adha.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, demi mencegah masuknya hewan terpapar PMK, hewan ternak diminta tak lagi masuk Jakarta sejak 24 Juni.
"Kami sarankan tanggal 24 Juni harusnya sudah tidak ada lagi yang memasukkan ternak ke Jakarta," ujar Suharini kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).
Suharini menjelaskan, tanggal tersebut dipilih karena masa inkubasi hewan sampai diketahui terpapar PMK adalah 14 hari. Sementara pada 10 Juli sudah pemotongan hewan kurban.
Suharini mengungkapkan, pihaknya tak ingin nantinya ada hewan kurban terpapar PMK yang dipotong saat Idul Adha karena masa inkubasi belum selesai.
"Saya sampaikan yok kita berhitung. Pada prinsipnya Pemprov DKI Jakarta pasti akan melakukan support pada pergerakanan perekonomian kita," ucapnya.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat yang melakukan perdagangan hewan kurban agar mengurus perizinan.
Caranya dengan menggunakan aplikasi Jak Evo dan melengkapi dokumen.
"Silakan saja mengisi aplikasinya kemudian tadi saya sampaikan wajib hukumnya pada saat nanti terjadi transportasi lalu lintas ternak, lampirkan surat keterangan kesehatan hewan dari pejabat yang berwenang," pungkasnya.
Baca Juga: Sebanyak 19.830 Ekor Sapi dan Kerbau di Aceh Terinfeksi Penyakit PMK
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar