Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi Gerindra, Edi Mamat, memukul wasit karena tidak terima dikartu merah dalam turnamen Pakujaya Cup 7, Jumat (10/6/2022). [Tangkapan layar Instagram @jurnalisjunior]
Pemain berinisial EM tersebut ternyata tidak terima. Anggota DPRD Tangsel itu lantas menghampiri sang wasit dan memukulnya.
Wasit tidak tinggal diam. Sang penengah sempat melawan dengan membalas serangan anggota dewan.
"Hei, hei, hei, anggota dewan (harus) sebagai contoh. Ini sepakbola, jaga sportivitas," teriak komentator pertandingan itu melalui pelantang suara, dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Sabtu (11/6).
Ketika keributan terjadi, sejumlah pemain, manajemen dan anggota polisi serta TNI sempat berlari ke lapangan untuk melerai keributan antara anggota DPRD Tangsel Edi Mamat dan wasit.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Investasi Syariah Jadi Alternatif, BRI Tekankan Pentingnya Strategi Kelola Portofolio
-
Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit
-
Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik
-
Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga