SuaraJakarta.id - Polisi mengantongi identitas pembunuh sadis bermotif pencurian dengan kekerasan di Jalan Kebon Bawang VII, Tanjung Priok, pada Selasa (13/7) dini hari.
"Setelah kami mengidentifikasi berdasarkan keterangan saksi-saksi, identitas pelaku kedua udah kami peroleh. Satu tersangka yang sudah diamankan, inisial NI (17)," kata Kepala Polsek Tanjung Priok Komisaris Polisi Muhammad Yamin di Jakarta Utara, Kamis (14/7/2022).
Yamin menjelaskan, korban berinisial YJ (29), asal Kuningan, Jawa Barat, saat baru tiba rumah indekos di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa dini hari, menjelang pukul 04.00 WIB, diduga ditikam dengan senjata tajam oleh rekan NI yang kini masih buron.
"Pelaku kedua sebagai eksekutor sudah kami kantongi identitasnya. Nama, ciri-cirinya, sedang kami lakukan pengejaran," ujar Yamin.
Peristiwa itu terekam kamera pengawas/CCTV di lokasi kejadian dan kemudian dibagikan di media sosial @merekamjakarta pada Rabu (13/7).
Tampak korban YJ sudah berupaya kabur dari para pelaku, namun masih saja dikejar hingga ditikam berulang kali secara sadis dengan senjata tajam.
Yamin mengatakan korban dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur usai peristiwa tersebut.
Yamin menambahkan, barang bukti senjata tajam jenis golok yang digunakan untuk menikam korban YJ ditemukan di kediaman tersangka NI (17), berikut jaket tudung atau hoodie warna hitam dan topi yang digunakan saat beraksi.
Pada saat kejadian, tersangka NI dan rekannya merampas sejumlah uang tunai dari dompet dan ponsel milik korban.
"Dari keterangan keluarga korban ada yang diambil yakni uang dan ponsel. Uang sekitar Rp400 ribu," kata Yamin.
NI pun diringkus polisi tanpa perlawanan di rumahnya kawasan Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara pada Rabu malam (13/7), kurang lebih 12 jam setelah kejadian.
"Mohon doanya pelaku kedua segera tertangkap," kata Yamin.
Selanjutnya, NI kini mendekam di Markas Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara guna pemeriksaan lebih lanjut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar