SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Jalan Sawah Lio RT 005/8, Tambora, Jakarta Barat. Mulai dari makanan siap saji hingga perlengakapan tidur sudah disalurkan dalam membantu warga yang terdampak.
Camat Tambora, Bambang Sutarna mengatakan, bantuan pelayanan kesehatan, dan petugas untuk pembuatan surat kependudukan juga telah disiapkan.
"Kami juga sudah mendapat bantuan dari beberapa pihak terutama dari Dinsos dan kita juga dapat bantuan dari BPBD, termasuk Baznas dan kesehatan," katanya, Selasa (26/7/2022).
Dalam membantu pengurusan surat-surat kepemilikan warga yang hangus terbakar seperti KTP, KK, dan Akta Kelahiran, pihaknya juga bakal menyiapkan posko pelayanan Dikcapil.
"Terkait ada surat-surat warga yang terbakar, supaya pengurusan KTP kemudian KK termasuk surat yang lain itu bisa diurus kembali," lanjutnya.
Puluhan Rumah Terdampak Kebakaran
Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di Jalan Sawah Lio Raya, Tambora Jakarta Barat, pada Selasa (26/7/2022) dini hari. Sedikitnya ada 48 rumah yang terdampak kebakaran.
Berdasarkan laporan kejadian Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat, api di lokasi berkobar sekira pukul 03.15 WIB, kemudian dinyatakan selesai sekira 06.20 WIB.
Ketua RT 05/08 Tambora, Alif Sulaeman (35) mengatakan, pemadaman di tempatnya agak sedikit terhambat lantaran sumber air di sana agak sedikit sulit.
Baca Juga: Cerita Warga Tambora saat Kebakaran Hanguskan Puluhan Rumah, Masuk Cari Tas Berisi Dompet
"Kenapa lama, karena satu faktor air, karena di sini gotnya kecil-kecil. Kedua untuk got yang besar itu tertutup," kata Alif di lokasi, Selasa (26/7/2022).
Alif menyebut, selain RT-nya, kebakaran ini juga ke RT 4 dalam satu RW.
"Ada 2 RT, RT 4 dan RT 5, di RW 08. Ada 48 rumah (terdampak kebakaran)," ungkap Alif.
Alif mengungkapkan, diduga kebakaran Tambora ini terjadi akibat korsleting listrik di sebuah rumah.
Pantauan Suara.com di lokasi, TKP kebakaran terletak di dalam gang yang cukup sempit. Selain itu, ada sebuah rumah yang diberi garis polisi lantaran dari rumah tersebut sumber api itu berasal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen