SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan revitalisasi Jembatan Cibubur yang menghubungkan wilayah Ciracas dan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Imbas revitalisasi ini, Jalan Lapangan Tembak Cibubur, Pasar Rebo, ditutup sementara untuk akses bagi pengguna jalan hingga September 2022.
"Hari ini mulai pembangunan jembatan yang menghubungkan Pasar Rebo dengan Ciracas, tepatnya di depan Pasar Ciracas," kata Camat Pasar Rebo Mujiono, Selasa (2/8/2022).
Mujiono menambahkan, revitalisasi dilakukan dengan meninggikan posisi jembatan untuk menghindari genangan ketika permukaan air Kali Cipinang meninggi.
Mujiono mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan terkait penutupan Jalan Lapangan Tembak Cibubur itu.
"Karena ini baru hari pertama masih banyak warga yang belum tahu sehingga cukup lumayan ada kemacetan (tadi pagi)," ujar Mujiono.
Mujiono mengimbau kepada masyarakat untuk mencari jalan alternatif lain selama proses revitalisasi Jembatan Cibubur.
"Imbauan kepada masyarakat yang biasa melalui Jalan Lapangan Tembak, terutama di depan Pasar Cibubur, mohon dihindari dulu sekitar Agustus sampai September karena ada pembangunan jembatan," tutur Mujiono.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up
-
Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan
-
Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU