SuaraJakarta.id - Polisi meringkus enam begal di wilayah Jakarta Barat. Komplotan tersebut menjual barang hasil kejahatannya melalui media sosial.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Joko Dwi Harsono mengatakan, hasil pencurian tersebut dijual senilai Rp 1-2 juta.
"Dijual secara COD, jadi random, dan lewat media sosialnya, mereka tawarkan ada yang jual, ada yang ngambil, jadi dijual cepat," kata Joko di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (18/8/2022).
Kemudian setelah barang hasil kejahatan itu laku terjual, mereka membagi dengan rata. Biasanya satu orang bandit nendapat bagian Rp 200-300 ribu.
Baca Juga: Pelaku Begal di Tanjung Duren Ternyata Belasan Kali Beraksi di Jakarta Barat
"Digunakan untuk sehari-hari, sama untuk mabuk, beli minuman, sama ada juga yang pernah satu kali beli narkoba," katanya.
Joko melanjutkan, dari tangan komplotan begal ini, petugas mengamankan dua buah senjata tajam jenis celurit, tiga buah sepeda motor yang digunakan untuk beraksi.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku terancam dengan Pasal 365 KUHP, tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Sebelumnya, diberitakan polisi meringkus 1 tersangka baru dalam kasus pembegalan motor di Tanjung Duren. Total ada 6 pelaku yang terjaring dalam perkara ini.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Joko Dwi Harsono mengatakan, tersangka baru yang diamankan berinisial AA.
Baca Juga: Polisi Bekuk Otak Pelaku Begal Motor di Tanjung Duren Berinisial AA
AA diketahui sebagai otak atau dalang dari aksi begal yang sudah belasan kali dilakukan oleh kawanan tersebut.
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Terungkap Jamet Si Dukun Palsu Tega Bunuh Anak dan Ibu di Tambora Gegara Gagal Gandakan Uang
-
Sebut Prabowo dan Megawati Gerah Upaya Pembegalan Partai, AHY: Politik Amoral dan Inkonstitusional!
-
Komplotan Begal Berpistol Berkeliaran di Jatinegara, Raja Tega sampai Bikin Korbannya Cium Aspal!
-
Viral! Pemotor Dikejar Polisi Dikira Begal, Pengamat: Saatnya Evaluasi SOP Pemeriksaan
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga