"Mungkin bang Deolipa tidak merasakan perjuangan saya menjadi mualaf. Sangat penuh air mata, terpojok bahkan berdarah-darah," tulis Angel Lelga dalam caption.
Angel Lelga kemudian meminta Deolipa Yumara untuk tidak mengusik pilihannya menjalani hidup sebagai seorang Muslim.
"Tolong jangan menghina agama yang sekarang saya yakini," kata Angel Lelga.
Angel Lelga juga mempersilakan Deolipa Yumara melakukan apa saja untuk menyerang dirinya. Asalkan ia berhenti berbicara soal pilihan keyakinan.
"Silakan pansos dan fitnah saya dengan skenario yang kalian buat. Insya Allah, Allah akan membuka kebenaran," ucap Angel Lelga melansir Suara.com.
Ancam Laporkan Angel Lelga
Deolipa menyatakan mundur sebagai kuasa hukum Angel Lelga pada kasus dugaan penipuan kripto.
Deolipa mengancam akan melaporkan Angel Lelga atas dugaan penipuan dan penggelapan uang.
Deolipa Yumara mengatakan permasalahannya dengan Angel Lelga bermula dari keinginannya terjun sebagai artis dengan meminta bantuan Angel Lelga.
Baca Juga: Mantan Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penodaan Agama
"Aku harus siapkan uang Rp 6 miliar. Pertama untuk membelikan dia Hermes. Membelikan Angel Lelga Hermes," kata Deolipa Yumara.
"Kalau menurut Angel harga tas hermes Rp 3,4 miliar, saksinya Tata dan Oji. Kemudian aku berikan dia kamera, tas-tas. Aku berikan kebutuhan-kebutuhan dia," ujarnya lagi.
Deolipa Yumara juga menyebut Angel Lelga meminta uang Rp 1,2 miliar supaya dirinya bisa tampil di TV.
"Bang kalau mau diorbitin bayar produser TV Rp 300 jutaan. Kira-kira Rp 1,2 miliar. Aku oke-in saja. Aku bayar Rp 600 juta transfer dulu ke dia," katanya.
Melansir Suara.com, saat uang sudah diberikan, Angel Lelga disebut tak menepati janji. Karena itu, Deolipa menuding Angel telah melakukan penipuan dan penggelapan uang.
Bantah Hina Agama
Berita Terkait
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Mustahil Dideportasi, Praktisi Hukum Tegaskan WNA Pembunuh Cucu Mpok Nori Tetap Diadili di Indonesia
-
Mimi Peri Ngaku 'Gunakan' Anak di Kampung Demi Hindari HIV, Bisa Kena Pidana?
-
Peluang Virgoun Ambil Hak Asuh Anak Terbuka, Inara Rusli Disebut Dalam Situasi Terpojok
-
Dilaporkan Istri Sah ke Polisi, Satu Cara Ini Disebut Bisa Selamatkan Inara Rusli dari Jeratan Hukum
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan