Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali membangun Kampung Susun bagi warga korban gusuran di era pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok lewat program JakHabitat. (Dok. Pemprov DKI)
Kampung Susun Kunir juga dilengkapi sarana prasarana lingkungan yang lengkap, seperti ruang usaha warga, ruang serbaguna atau aula, pos komunitas, pos ronda, area parkir motor, ruang terbuka hijau, dan Galeri Kunir sebagai sarana pelestarian peninggalan cagar budaya.
Berita Terkait
-
Pembukaan Kembali Wisata Kota Tua sekaligus Groundbreaking MRT Jakarta Fase 2A
-
Gubernur Anies: Revitalisasi Kota Tua Padukan Masa Lalu dan Masa Depan
-
Buntut Kecelakaan, Gubernur Anies Minta Dishub dan Satpol PP Awasi Pemotor di Kota Tua
-
Cara Dapatkan Hunian DP0 Persen Sebelum Anies Lengser
-
Blak-blakan! Refly Harun Sebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Bakal Dijegal Nyapres di Pemilu 2024
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden