Beruntung kunci tersebut pun dikembalikan dan korban selamat dari amukan massa.
“Ini kuncinya mana ini? Kamu yang ngambil berdosa ini. Orang lagi cari nafkah,” kata petugas polisi.
Pemicu Bentrokan
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komaruddin bentrokan massa PA 212 dan mahasiswa itu terjadi lantaran ada kesalahapahaman antar dua kelompok massa.
"Kalau pantauan kami ada misskom," kata Komaruddin kepada wartawan di Patung Kuda Arjuna, Jakarta Pusat, Senin.
Komaruddin menyebut PA 212 merasa tersinggung dan terganggun kepada massa mahasiswa yang diduga berasal dari kelompok mahasiswa Maluku Utara saat berorasi.
"Karena tadi di satu ruas jalan yang lain, tepatnya di Merdeka Barat ada satu aliansi lagi yang menyampaikan pendapatnya di muka umum. Namun sepertinya dianggap mengganggu oleh kelompok yang di sebelahnya PA 212, sehingga ada ketersinggungan," ungkap dia.
Beruntung, kata Komaruddin bentrokan itu tidak berlangsung lama. Pihaknya langsung bisa meredam suasana.
"Saat ini sedang kita coba deteksi. Termasuk kelompoknya kita pisahkan," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Sama-sama Tolak BBM Naik, Polisi Ungkap Picu Bentrokan Massa PA 212 Vs Mahasiswa di Patung Kuda: Ada Misskom
-
Rusuh usai Dituduh Emak-emak Demo Tandingan, Massa GNPR Beringas Serang Mahasiswa hingga Nyebur Kolam Patung Kuda
-
Massa PA 212 Bawa Spanduk Desak Ahok Dipecat hingga Aparat Arogan Berjiwa Sambo di Patung Kuda
-
Tolak Kenaikan Harga BBM, Habib Rizieq Bakal Pimpin Demo PA 212 dan FPI di Istana Besok?
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas