SuaraJakarta.id - Dua orang warga dilaporkan mengalami luka akibat tertimpa bangunan rumah saat insiden kebakaran di area pemukiman padat penduduk di Jalan Swadaya 5, Kemayoran, Jakarta Pusat pada (22/9/2022) pagi.
"Pada saat evakuasi, dua warga tertimpa reruntuhan dari kebakaran itu yang panas kena badan," kata Ketua Karang Taruna Kelurahan Cempaka Baru Fathur saat ditemui wartawan di lokasi, Kamis (22/9/2022).
Fathur menyebut kedua korban sudah menjalani perawatan di Puskesmas Cempaka Baru dan hanya mengalami luka ringan.
"Luka ringan," kata Fathur.
Selain itu, Fathur menyebut ada dua orang petugas dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dilaporkan mengalami sesak nafas saat membersihkan puing kebakaran di lokasi.
"Ada dua orang petugas PPSU. Pas kejadian saja," ucap Fathur.
Seorang warga yang mengalami luka bakar bernama Melita (30) bercerita saat kebakaran terjadi dirinya sedang berada di lantai dua rumahnya. Melihat api berkobar hebat, Melita pun panik hingga terjatuh sehingga wajahnya dijilat api.
"Saya lihat ke atas ternyata api sudah besar, terus api langsung menyambar muka saya hingga saya terjatuh dari tangga di lantai 2," cerita Melita.
Akibat kejadian itu, Melita mengalami luka bakar di bagian jidat dan tangan.
Baca Juga: Pemukiman Padat Penduduk Di Kemayoran Jakpus Kebakaran, 9 Mobil Damkar Dikerahkan
Manisa (23), adik Melita juga mengalami hal serupa. Manisa menyebut dia juga mengalami luka akibat terkena reruntuhan bangunan yang terbakar.
"Yang penting kita selamat dari peristiwa tersebut. Semua barang - barang tidak ada yang terselamatkan," ucapnya.
Seperti diketahui, pemukiman padat penduduk di Jalan Swadaya 5, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) terbakar pada Kamis (22/9/2022) pagi. Kebakaran itu dilaporkan melanda 10 rumah jenis semi permanen.
"Kurang lebih 10 rumah, (bangunan) semi permanen semuanya," kata Lurah Cempaka Baru Cheriadi saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat) Jakpus Asril Rizal menyebut kebakaran itu terjadi sekitar pukul 08.26 WIB.
Api diduga berasal dari adanya korsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah warga. Sebanyak 9 unit mobil pemadam kebakaran dan 45 personel diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah. Api mulai bisa dilokalisir sekitar pukul 09.17 WIB
Berita Terkait
-
Ivan Gunawan Jadi Saksi, Warga Terdampak Kebakaran JNE Depok Dapat Ganti Rugi Langsung
-
Pemukiman Padat Penduduk Di Kemayoran Jakpus Kebakaran, 9 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Kebakaran Landa Gudang Dispenser di Bantul, 1 Orang Terluka
-
Selidiki Penyebab Kebakaran di Kantor Balitbang Kalbar, Polisi Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi Negatif
-
Kecelakaan Beruntun Tol Pejagan-Pemalang, Polisi Periksa 13 Pemilik Lahan yang Terbakar di Sekitar Lokasi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat