- Mampu mengobati tumor di daerah yang tidak tercapai oleh pisau bedah (deep seated tumor).
- Sesudah tindakan dapat melakukan aktivitas rutin seperti biasa.
“Kita jadi yang pertama karena kita sudah melayani pasien sejak 2012. Artinya dari segi pengalaman, Gamma Knife Center Indonesia (GKCI) di Siloam Lippo Village (GKCI) adalah yang pertama Di Indonesia, walaupun mesinnya namun yang tak kalah penting adalah dokter yg melakukan treatment yang memegang peranan sangat penting. Jika bicara data, semakin banyak kasus yang kita tangani maka kasus yang kesekian akan jadi lebih baik dibandingkan waktu pertama kali menangani. Untuk Gamma Knife, skill mempunyai peran penting. Keunggulan kita di Siloam adalah pengalaman ,” terang dr Denny.
Ia menjelaskan, dalam metode Gamma Knife harus ada dua bidang yang wajib, yaitu dokter onkologi radiasi dan dokter bedah saraf. “Ini keunikan Gamma Knife, berbeda dengan bidang kedokteran lain yang biasanya ditangani satu bidang dokter, tapi Gamma Knife itu punya tingkat kerumitan dan otak itu kompleks, jadi tidak bisa dokter saraf sendirian atau dokter radiasi sendirian, satu memikirkan keamanan radiasinya, sementara fungsi saraf dan fungsional dari otak ditentukan oleh bedah saraf,” ucapnya.
Baca Juga: Dinkes Pekalongan Lakukan Deteksi Dini Penyakit Paru Obstruktif Kronis
Dr Denny menuturkan sejak 10 tahun terakhir, GKCI di Siloam Hospital Lippo Village telah menangani lebih Dari 1200 pasien atau 100 pasien dalam satu tahun dalam penggunaan metode Gamma Knife. “Usia termuda, kita pernah menangani pasien umur 3 tahun,” ucapnya.
Dalam rentang waktu tersebut juga, ada beberapa kendala dan tantangan dalam menangani pasien dengan Gamma Knife seperti banyak orang yang takut dengan radiasi. “Yang penting adalah miss leading information bahwa radiasi itu bahaya, buat saya kendala paling sulit adalah menjelaskan ke pasien bahwa radiasi yang dilakukan dengan aman itu aman loh, peran media disini sangat penting karena penyampaian informasi kalau radiasi itu ngga seperti radiasi nuklir militer, penggunaan radiasi di bidang Kesehatan saat ini itu sangat lazim selama dilakukan dengan cara yang baik itu akan aman,” ungkap dr Denny.
Menurutnya, Gamma Knife juga sudah melakukan banyak inovasi diantaranya penentuan dosis hingga teknik cara pemberian. “Jadi radiasi itu banyak kemajuan yang tidak terlihat orang awam, misalnya radiasi itu bisa menentukan target radiasi kalau kita memberi tanda apa yang perlu di radiasi, lalu dosis bisa kita atur, kemajuan banyak berubah dari dosis preskripsi, bisa jadi yang sekarang kita anut berbeda dari 10 tahun yang lalu dengan kemajuan mesin Gamma Knife maka radiasi bisa punya ruang memberikan dosis lebih besar pada tumor dengan lebih aman pada otak sehat,” imbuh dr Denny.
Sementara itu, ada beberapa kontraindikasi dari penanganan tumor otak menggunakan Gamma Knife, seperti ukuran tumor yang terlalu besar dan keadaan pasien yang berisiko tinggi seperti pasien dengan tumor yang menekan saluran cairan di otak sehingga tekanan di dalam kepala begitu besar. “Tetapi itu bukan kontraindikasi yang absolut, lebih ke relatif, sedangkan kalau ukuran tumor besar sekali, lalu dengan Gamma Knife hasilnya kurang optimal maka perlu dilakukan Dalam beberapa tahap agar hasil nya baik,” kata dr Denny.
Berita Terkait
-
Daftar 3 Suplemen Vitamin yang Bisa Ganggu Kesehatan Usus, Apa Saja?
-
'You Are What You Eat': Merayakan Hari Kesehatan Dunia dengan Pola Makan Seimbang
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
BPOM Indonesia: Peran, Tugas, dan Kontribusinya dalam Menjaga Kesehatan Masyarakat
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Omzet UMKM di Jakarta Justru Menurun Jelang Lebaran, Ini Penyebabnya
-
Termasuk Pedagang Taman, Rano Karno Targetkan 500 Ribu Lapangan Kerja Baru di Jakarta
-
Rano Karno Sebut 6 Taman di Jakarta Bakal Buka 24 Jam, Ini Daftarnya
-
Pertama Kali Nonton Tarian Air Mancur di Monas, Rano Karno: Biasanya Saya yang Nari
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu