Dalam rentang waktu tersebut juga, ada beberapa kendala dan tantangan dalam menangani pasien dengan Gamma Knife seperti banyak orang yang takut dengan radiasi. “Yang penting adalah miss leading information bahwa radiasi itu bahaya, buat saya kendala paling sulit adalah menjelaskan ke pasien bahwa radiasi yang dilakukan dengan aman itu aman loh, peran media disini sangat penting karena penyampaian informasi kalau radiasi itu ngga seperti radiasi nuklir militer, penggunaan radiasi di bidang Kesehatan saat ini itu sangat lazim selama dilakukan dengan cara yang baik itu akan aman,” ungkap dr Denny.
Menurutnya, Gamma Knife juga sudah melakukan banyak inovasi diantaranya penentuan dosis hingga teknik cara pemberian. “Jadi radiasi itu banyak kemajuan yang tidak terlihat orang awam, misalnya radiasi itu bisa menentukan target radiasi kalau kita memberi tanda apa yang perlu di radiasi, lalu dosis bisa kita atur, kemajuan banyak berubah dari dosis preskripsi, bisa jadi yang sekarang kita anut berbeda dari 10 tahun yang lalu dengan kemajuan mesin Gamma Knife maka radiasi bisa punya ruang memberikan dosis lebih besar pada tumor dengan lebih aman pada otak sehat,” imbuh dr Denny.
Sementara itu, ada beberapa kontraindikasi dari penanganan tumor otak menggunakan Gamma Knife, seperti ukuran tumor yang terlalu besar dan keadaan pasien yang berisiko tinggi seperti pasien dengan tumor yang menekan saluran cairan di otak sehingga tekanan di dalam kepala begitu besar. “Tetapi itu bukan kontraindikasi yang absolut, lebih ke relatif, sedangkan kalau ukuran tumor besar sekali, lalu dengan Gamma Knife hasilnya kurang optimal maka perlu dilakukan Dalam beberapa tahap agar hasil nya baik,” kata dr Denny.
Berita Terkait
-
Peneliti Sebut Meminum Dua Hingga Tiga Cangkir Kopi Meningkatkan Kemungkinan Hidup
-
Tips Kesehatan Mencegah Penyakit Tumor ala Dokter Zaidul Akbar
-
5 Tips Jaga Kesehatan Tetap Prima selama Musim Pancaroba
-
Apakah Akupuntur Bukan Pengobatan Alternatif ?
-
Asyik, Obat Resep dari BPJS Kesehatan Bisa Diantar ke Rumah Pakai Telemedicine
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Kesehatan Hati Kerap Terabaikan, Edukasi dan Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci
-
Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman
-
Tak Perlu Keluar Kota, Staycation di Kuningan Kini Bisa Dapat Pizza & Gelato
-
Kinerja BRI Tumbuh Solid di Triwulan II 2026, Laba Melesat 17,5% Ditopang Segmen UMKM
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran