SuaraJakarta.id - Partai NasDem telah resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (Bacapres) 2024. Berdasar hasil survei dari Skala Survei Indonesia (SSI), banyak pendukung NasDem memilih Prabowo Subianto.
Dari hasil survei SSI yang dilakukan tanggal 23-29 September 2022, pendukung NasDem yang memilih Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto sebesar 40,8 persen suara.
Angka ini sama dengan dukungan terhadap Anies Baswedan. Disusul berikutnya oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar 4,1 persen.
Sementara, pemilih Gerindra solid mendukung Prabowo Subianto. Sisanya sebanyak 6,6 persen mendukung Ganjar Pranowo dan 3,6 persen menyatakan akan memilih Anies Baswedan.
"Dari 100 persen pemilih Gerindra solid 81,8 persen ke Pak Prabowo," kata Direktur Eksekutif SSI Abdul Hakim, Selasa (4/10/2022).
Abdul Hakim mengatakan, ketiga nama tersebut selalu masuk tiga besar kandidat capres dengan tingkat keterpilihan tertinggi.
Dalam hasil survei SSI, Prabowo Subianto unggul dengan raihan 30,3 persen. Disusul Ganjar Pranowo sebesar 22,3 persen dan Anies Baswedan sebesar 20,8 persen.
"Saya perbesar untuk ketiga kandidat dengan keterpilihan tertinggi kecenderungannya masih ke Pak Prabowo saat ini," ujarnya.
Berikut hasil survei SSI terkait tingkat keterpilihan ketiga kandidat capres tersebut:
Gerindra
1. Prabowo Subianto: 81,7 persen
2. Ganjar Pranowo: 6,6 persen
3. Anies Baswedan: 3,6 persen
PKB
1. Prabowo Subianto: 40,5 persen
2. Ganjar Pranowo: 19 persen
3. Anies Baswedan: 1,3 persen
PDIP
1. Ganjar Pranowo: 44,7 persen
2. Prabowo Subianto: 28,9 persen
3. Anies Baswedan: 4,3 persen
Golkar
1. Prabowo Subianto: 27 persen
2. Anies Baswedan: 17,4 persen
3. Ganjar Pranowo: 14,8 persen
NasDem
1. Prabowo Subianto: 40,8 persen
2. Anies Baswedan: 40,8 persen
3. Ganjar Pranowo: 4,1 persen
PKS
1. Anies Baswedan: 41,7 persen
2. Prabowo Subianto: 16,7 persen
3..Ganjar Pranowo: 11,7 persen
Berita Terkait
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?
-
Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah
-
Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo
-
Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Pengelolaan Payroll Perusahaan Makin Mudah dan Efisien dengan QLola by BRI
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat