SuaraJakarta.id - Hujan deras yang terjadi sejak siang mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah ibu kota. Hingga malam, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat terdapat enam ruas jalan dan 31 RT kebanjiran.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, hujan deras yang melanda ibu kota ini sudah diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Cuaca ekstrem diperkirakan akan terjadi di Jakarta pada 2-8 Oktober.
Akibat hujan lebat itu, Isnawa menyebut telah terjadi luapan sungai di beberapa wilayah Jakarta yang akhirnya mengakibatkan banjir.
"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di tujuh ruas jalan dan 16 RT, saat ini menjadi enam ruas jalan dan 31 RT atau hanya 0,102 persen dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," ujar Isnawa dalam keterangan tertulis, Selasa (4/10/2022).
Isnawa menuturkan, pihaknya saat ini sudah menyiagakan petugas untuk memantau seluruh genangan di setiap wilayah. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para Lurah dan Camat setempat.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tuturnya.
Isnawa mengatakan pihaknya saat ini sudah menyiagakan petugas untuk memantau seluruh genangan di setiap wilayah. Lalu, pihaknya juga mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para Lurah dan Camat setempat.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," katanya.
Selain itu, terdapat pengungsi sebanyak 10 KK 50 jiwa di Kelurahan Pejaten Barat, Jakarta Selatan. Mereka ditempatkan sementara di Musola Al Inayah.
Baca Juga: Pemkot Jaktim Kerahkan Petugas Bantu Tangani Banjir di Jalan DI Panjaitan Cawang
Berikur daftar RT yang terendam di Jakarta:
Jakarta Selatan terdapat 17 RT terdiri dari:
Kel. Pela Mampang
- Jumlah: 13 RT
- Ketinggian: 70 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali krukut dan kali mampang)
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi, luapan kali krukut dan kali mampang
Kel. Bangka
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 100 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali mampang)
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi,& luapan kali mampang
Kel. Cilandak Timur
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 170 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali krukut)
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi & luapan kali krukut
Kel. Pejaten Barat
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 100 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali Sarua)
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan luapan kali Sarua
*Jakarta Barat terdapat 1 RT terdiri dari:*
Kel. Sukabumi Selatan
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 60 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali Pesanggrahan)
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi, luapan kali Pesanggrahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?