SuaraJakarta.id - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyatakan ada perubahan sikap partainya, begitu Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono terpilih sebagai Penjabat (Pj) gubernur. Ia menyebut, PDIP tak lagi menjadi oposisi di pemerintahan ibu kota.
Gembong menjelaskan, selama ini pihaknya menjadi oposisi karena memang bukan partai pengusung Anies saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 lalu. Meski sekarang sudah propemerintah, ia menyatakan akan tetap mengkritisi kebijakan Heru nantinya.
"Nggak oposisi lagi, posisinya enggak oposisi. Tetapi kan tetap kritis. Kemarin kita menempatkan diri sebagai fraksi oposisi karena kan Anies bukan dukungan dari PDIP," ujar Gembong saat dikonfirmasi, Senin (10/10/2022).
Gembong menyatakan, saat ini pihaknya menjadi fraksi yang kritis-konstruktif pada kebijakan Pemprov DKI nantinya saat Heru menjabat. Apalagi, Heru merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditugaskan oleh Presiden memimpin Jakarta untuk sementara waktu.
"Maka, Fraksi PDIP posisinya sekarang berubah. Berubahnya adalah kritis-konstruktif, gitu," tuturnya.
Meski demikian, Gembong juga mengaku akan tetap memberikan kritik keras kepada Heru apabila tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Menurutnya fungsi legislasi tak berganti meski sikap politik berubah.
"Kalau Pak Heru ke depan menjalankan tupoksinya tidak memerhatikan kepentingan rakyat Jakarta secara keseluruhan, sudah barang tentu fraksi PDIP keras untuk mengkritik pak Heru," katanya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat atas terpilihnya Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono. Ia mengaku percaya Heru yang merupakan pilihan Presiden Joko Widodo bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Heru dipilih oleh tim penilai akhir (TPA) yang beranggotakan perwakilan Menteri dan Kepala Lembaga terkait dari calon Pj Gubernur. Tim ini dipimpin langsung oleh Jokowi.
Baca Juga: Heru Budi Jadi Pj Gubernur DKI, Sahroni NasDem: Presiden Jokowi Pasti Tidak Asal Pilih
"Selamat kepada pak Heru Budi yang mendapatkan amanat untuk menjadi Pj di DKI Jakarta," ujar Anies di stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2022).
Menurutnya, Jokowi beserta TPA sudah menjalankan mekanisme terbaik dalam menentukan nama Pj. Ia yakin Heru dipilih sebagai penggantinya demi kepentingan masyarakat.
"Kami percaya bahwa bapak Presiden mengambil keputusan dengan mempertimbangkan seluruh faktor yang lengkap demi kebaikan bagi masyarakat Jakarta," ucapnya.
Selain itu, ia juga yakin Heru mampu dengan baik mengemban amanat sebagai Pj Gubernur. Apalagi Heru sudah memiliki pengalaman di Pemprov DKI saat menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Utara.
"Jadi Saya menaruh rasa hormat kepada proses yang berlangsung, dan kita semua bersykur bahwa akan bertugas adalah orang yang sudah mengetahui juga Jakarta," tuturnya.
"Nah, selebihnya kita ikut dukung siapapun yang betugas termasuk pak Heru untuk bisa menjalankan tugas-tugasnya dengan baik," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas