Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Senin, 10 Oktober 2022 | 15:52 WIB
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR DKI Jakarta, Gembong Warsono. (ANTARA/Arindra Meodia)

SuaraJakarta.id - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyatakan ada perubahan sikap partainya, begitu Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono terpilih sebagai Penjabat (Pj) gubernur. Ia menyebut, PDIP tak lagi menjadi oposisi di pemerintahan ibu kota.

Gembong menjelaskan, selama ini pihaknya menjadi oposisi karena memang bukan partai pengusung Anies saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 lalu. Meski sekarang sudah propemerintah, ia menyatakan akan tetap mengkritisi kebijakan Heru nantinya.

"Nggak oposisi lagi, posisinya enggak oposisi. Tetapi kan tetap kritis. Kemarin kita menempatkan diri sebagai fraksi oposisi karena kan Anies bukan dukungan dari PDIP," ujar Gembong saat dikonfirmasi, Senin (10/10/2022).

Gembong menyatakan, saat ini pihaknya menjadi fraksi yang kritis-konstruktif pada kebijakan Pemprov DKI nantinya saat Heru menjabat. Apalagi, Heru merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditugaskan oleh Presiden memimpin Jakarta untuk sementara waktu.

"Maka, Fraksi PDIP posisinya sekarang berubah. Berubahnya adalah kritis-konstruktif, gitu," tuturnya.

Meski demikian, Gembong juga mengaku akan tetap memberikan kritik keras kepada Heru apabila tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Menurutnya fungsi legislasi tak berganti meski sikap politik berubah.

"Kalau Pak Heru ke depan menjalankan tupoksinya tidak memerhatikan kepentingan rakyat Jakarta secara keseluruhan, sudah barang tentu fraksi PDIP keras untuk mengkritik pak Heru," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat atas terpilihnya Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono. Ia mengaku percaya Heru yang merupakan pilihan Presiden Joko Widodo bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Heru dipilih oleh tim penilai akhir (TPA) yang beranggotakan perwakilan Menteri dan Kepala Lembaga terkait dari calon Pj Gubernur. Tim ini dipimpin langsung oleh Jokowi.

Baca Juga: Heru Budi Jadi Pj Gubernur DKI, Sahroni NasDem: Presiden Jokowi Pasti Tidak Asal Pilih

"Selamat kepada pak Heru Budi yang mendapatkan amanat untuk menjadi Pj di DKI Jakarta," ujar Anies di stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2022).

Menurutnya, Jokowi beserta TPA sudah menjalankan mekanisme terbaik dalam menentukan nama Pj. Ia yakin Heru dipilih sebagai penggantinya demi kepentingan masyarakat.

"Kami percaya bahwa bapak Presiden mengambil keputusan dengan mempertimbangkan seluruh faktor yang lengkap demi kebaikan bagi masyarakat Jakarta," ucapnya.

Selain itu, ia juga yakin Heru mampu dengan baik mengemban amanat sebagai Pj Gubernur. Apalagi Heru sudah memiliki pengalaman di Pemprov DKI saat menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Utara.

"Jadi Saya menaruh rasa hormat kepada proses yang berlangsung, dan kita semua bersykur bahwa akan bertugas adalah orang yang sudah mengetahui juga Jakarta," tuturnya.

"Nah, selebihnya kita ikut dukung siapapun yang betugas termasuk pak Heru untuk bisa menjalankan tugas-tugasnya dengan baik," katanya.

Load More