SuaraJakarta.id - Rumah warga di Jalan Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan diduga terkena tembakan peluru nyasar. Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Selasa (11/10/2022), sekitar pukul 18.07 WIB.
Kapolsek Cilandak Kompol Multazam memastikan tak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa penembakan tersebut. Di sisi lain, penyidik menurutnya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP.
"Alhamdulillah tidak ada korban luka dan jiwa, Polri masih bekerja untuk membuat terang peristiwa tersebut," kata Multazam kepada wartawan, Rabu (12/10/2022).
Kata dia, dalam peristiwa ini pihaknya juga telah menyita barang bukti berupa benda yang diduga proyektil. Barang bukti itu kekinian tengah didalami di Pusat Laboratorium Forensik.
"Sampel sedang kami ajukan ke Puslabfor," katanya.
Berita Terkait
-
Tangis Warga Thailand Iringi Upacara Kremasi Para Korban Penembakan Massal
-
Komunikasi Terakhir Korban Penembakan di Texas dengan Keluarga di Semarang
-
Profil Novita Kurnia Putri, WNI Asal Semarang Diberondong 100 Peluru, Korban Salah Tembak di Texas
-
Tewas usai Dihujani 100 Peluru oleh ABG di Texas, Kemlu Klaim Masih Berupaya Bawa Pulang Jenazah Novita
-
Keluar Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas Minta Presiden Jokowi Bantu Pemulangan Jenazah ke Semarang
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Klaim Purbaya Desak Prabowo Sahkan RUU Perampasan Aset, Benarkah?
-
10 Mobil Bensin Bekas yang Harganya Anjlok Parah Dihantam Mobil Listrik
-
Viral Dokter 84 Tahun Ini Naik Mikrolet dan Layani Warga Tak Mampu Bertarif Rp10 Ribu
-
5 Masalah Tersembunyi Wuling Air EV & BinguoEV Bekas, Jangan Sampai Salah Beli
-
Cek Fakta: Malaysia Sebut Pemerintahan Prabowo Seperti Penindasan Pemimpin Yahudi, Benarkah?