SuaraJakarta.id - Polisi menyebut pria berhelm ojek online (ojol) yang ditangkap di Tanjung Priok dan disebut-sebut sebagai pelaku kekerasan seksual terhadap anak ternyata memiliki keterbelakangan mental.
"Jadi ini perlu diluruskan ya, jadi bukan penculikan, bukan pelecehan. Kalau saya bilang memiliki keterbelakangan mental karena ada keterangan sakitnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Asman Hadi kepada wartawan, Jumat (11/11/2022).
Asman membeberkan, semulanya pria tersebut menawarkan anak tersebut untuk diantar pulang. Namun saat dalam perjalanan, pria itu justru meninggalkan anak tersebut.
"Jadi ada anak pulang sekolah tiba-tiba di-anterin karena punya keterbelakangan mental. Anak kecil itu nangis, makanya tadi sempat diamankan ke Priok," ucap Asman.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan tetangga pria tersebut yang dihimpun pihak kepolisian, pria itu memang kerap mengantarkan orang lain selama ini.
"Jadi dia cari simpati, kata tetangganya nih, dia juga suka nganter orang," jelas Asman.
Diperiksa di Polres
Sebelumnya, aparat kepolisian menangkap seorang pria yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di sebuah restoran cepat saji di Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Pelaku kemudian diperiksa lebih lanjut di Mapolres Metro Jakarta Utara.
Baca Juga: Polisi yang Diselidiki atas Tragedi Itaewon Ditemukan Tewas
"Kami serahkan ke Polres ya. Iya (diperiksa Polres)," ujar Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Asman Hadi saat dihubungi, Jumat (11/11/2022).
Asman menyebut pihaknya hingga kini masih menyelidiki tindak pidana pelecehan yang dilakukan oleh pelaku kepada korban.
"Pelecehan bagaimana kita belum ketemu. Karena versi anak cuma dibawa, dijemput dari sekolah," kata Asman.
Viral Disebtu Predator Anak
Sebuah video yang menampilkan seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap seorang anak di bawah umur di sebuah restoran cepat saji di area Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara viral di media sosial.
Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @lensa_berita_jakarta. Dalam video, pria tersebut tampak menggunakan kaos berwarna hijau serta helm berwarna hijau ojek online (ojol).
Berita Terkait
-
Polisi yang Diselidiki atas Tragedi Itaewon Ditemukan Tewas
-
5 Kasus Perselingkuhan yang Menyeret Polisi, Dijatuhi Sanksi Turun Jabatan hingga Pemecatan
-
Bawa Korban ke WC Restoran buat Lihat 'Pipisnya', Begini Nasib Predator Anak Berhelm Ojol usai Tertangkap
-
Polisi Bakal Periksa Pemasok Bahan Kimia Untuk Obat Sirop
-
Seorang Polisi yang Tembak Mati Buronan di Belu Ditetapkan sebagai Tersangka
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok