SuaraJakarta.id - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau Kak Seto mendatangi kediaman balita korban kekerasan seksual di Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (19/1/2023), untuk memberikan konseling.
Hal itu dilakukan agar kondisi korban kekerasan seksual, yakni balita berinisial AN (3) bisa lekas pulih.
"Ini dalam rangka membantu polisi, mudah-mudahan biar cepat kembali lagi (kondisi korban)," kata Kak Seto di lokasi.
Dalam kunjungan itu, korban AN sudah menunjuk rumah terduga pelaku kekerasan seksual serta tempat aksi bejat itu terjadi.
Namun untuk membantu proses pendampingan terhadap korban, Kak Seto meminta informasi mengenai sosok terduga pelaku disampaikan lewat satu pintu, yakni Polres Metro Jakarta Utara.
"Nanti polisi yang akan menjelaskan, satu sumber saja," kata Kak Seto.
Identitas terduga pelaku masih belum diungkap pihak kepolisian meski korban sudah menunjukkan sosok pria yang telah menodainya.
Anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) yang berada di lokasi enggan berkomentar terkait kedatangan mereka ke rumah korban dan terduga pelaku kali ini.
Begitu juga Kapolsek Cilincing Kompol Haris Akhmat Basuki yang mengarahkan keterangan pers ke Polres Metro Jakarta Utara.
Baca Juga: Edan! 10 Bocah SD Sumenep Dicabuli Guru, Modusnya Diancam Dapat Nilai Jelek
"Nanti di Polres ya," kata Haris.
Sementara Ketua RW setempat, Nasrullah Dompas mengatakan, sebelumnya korban didampingi orangtua dan warga sekitar telah mendatangi salah satu unit Rusunawa yang menjadi kediaman terduga pelaku.
Adapun terduga pelaku yang dimaksud, ungkap Dompas, seorang pria berusia 33 tahun dengan inisial B yang juga merupakan penghuni rusun.
Menurut Dompas, Kak Seto bersama pihak kepolisian sudah mencoba menggali informasi dari sejumlah saksi di lokasi.
Dia membenarkan sosok B sebagai terduga pelaku, termasuk menunjukkan unit rusun yang menjadi kediaman B yang masih satu tower dengan korban.
"Iya tadi sudah diperlihatkan kepada korban, dia membenarkan dan menunjuk pelaku ini orangnya," kata Dompas.
Berita Terkait
-
Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit
-
PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi
-
Diperkosa di Tempat Kerja, Buruh Tuli di Sumatra Kini Menganggur dan Hidup dalam Trauma
-
Diperkosa Saat Bekerja di Kebun Sawit, Buruh Tuli Justru Di-PHK dan Pelaku Belum Ditangkap
-
Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat