SuaraJakarta.id - Jakarta Dessert Week (JDW), festival tahunan yang memiliki fokus pada pelaku industri dessert dan pastry di Jakarta meluncurkan Dessert Markt di ASHTA District 8 yang berupa pop-up event khusus untuk produk dessert dan pastry. Dessert Markt ini juga menjadi inkubator bagi brand dan pelaku industri dessert yang hendak masuk ke sektor ritel. Berlokasi di Upper Marketplace, L2 di ASHTA District 8, SCBD, Jakarta, Dessert Markt akan berlangsung selama dua bulan, mulai 26 Januari 2023 hingga 26 Maret 2023.
Dessert Markt menampilkan berbagai jenis dessert mulai dari kue, roti, pastry, es krim, hingga makanan penutup lainnya yang dikurasi secara khusus oleh tim Jakarta Dessert Week. Ada 12 brand yang bergabung di periode pertama (Januari-Februari) yaitu Sinamon, Eskimomo, Bodas Dessert Bar, Enchanté Patisserie, Doughzen, Celap Celup, Furuto Sando, Arkamaya Artisan Cakery, Hokkaido Baby, Lococo Creamery, Maiku Tiramisu, dan Monokuro. Ada juga booth dari Kumala Home & Kitchen yang menjual peralatan masak dan baking. Selain mencicipi produk dessert, pengunjung juga dapat menikmati berbagai acara yang diadakan selama periode acara seperti cooking demo, workshop, dan lain sebagainya.
“Dessert Markt merupakan upaya kami dalam membangun ekstensi festival yang kami lakukan setiap tahunnya sejak 2019. Kami harap platform ini dapat menjadi alat strategis bagi para pemilik brand dessert untuk bisa masuk ke sektor ritel dan menjangkau lebih banyak pelanggan lagi,” ujar Primo Rizky, Co-founder Jakarta Dessert Week.
Dirinya menambahkan, sebagai platform yang telah mendapat dukungan dari pemerintah dengan dinobatkan sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara–Kemenparekraf RI, JDW berharap bisa melaksanakan Dessert Markt ini secara berkesinambungan dengan terus merotasi brand dan merchant yang terlibat sehingga semakin banyak pelaku sektor ini yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan bisnisnya.
“Sejalan dengan komitmen Ashta yang secara terus menerus mendukung perkembangan industri kreatif di Tanah Air, Kami senang sekali menjadi tuan rumah Dessert Markt yang sekaligus mengawali 2023 dengan sweet collaboration yang dihadirkan. Kami berharap industri kreatif khususnya Artisan Dessert dapat terus berkembang dengan bermunculannya brand-brand lokal terbaik. Selain itu, kami juga berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut dan menghadirkan kurasi Artisan Dessert yang berkualitas,” ujar Alexander H Kusuma selaku CEO ASRI (Agung Sedayu Realestat Indonesia) a Subsidiary by Agung Sedayu Group.
Sebagai bagian dari aktivasi platform, Dessert Markt menghadirkan program pengumpulan stempel seperti yang dilakukan di festival Jakarta Dessert Week. Lewat program Dine & Win, pengunjung ASHTA District 8 akan mendapatkan stempel setiap berbelanja di merchant Dessert Markt dan merchant ASHTA District 8 lainnya yang berpartisipasi. Setelah terkumpul lima stempel, pengunjung dapat menaruh kartu dalam kotak undian dan berkesempatan untuk mendapatkan hadiah-hadiah menarik yang akan diumumkan pada 1 Maret dan 1 April 2023 melalui Instagram Live @jakartadessertweek, berhadiah produk KitchenAid dan Kumala Home & Kitchen. Dessert Markt buka setiap hari dari 10.00 sampai 22.00 WIB.
Sebagai informasi, JDW adalah festival dessert dan pastry terbesar di Indonesia yang bertujuan mendukung ekosistem industrinya dengan memberikan ruang kreatif bagi pelaku. Diadakan dalam format restaurant week di mana Jakarta Dessert Week mengajak berbagai restoran, kafe, bakery, dan merchant lainnya di seluruh Jakarta untuk membuat kreasi menu khusus sesuai tema setiap tahunnya yang hanya tersedia selama periode festival. Pertama kali diadakan pada 2019, JDW telah mengangkat berbagai tema mulai dari “Retro”, “Magic”, “Art”, hingga “Diversity”.
Pemilihan merchant yang berpartisipasi dalam Jakarta Dessert Week setiap tahunnya dilakukan berdasarkan proses kuratorial dengan penilaian mencakup kualitas produk, narasi, dan eksistensinya. Jakarta Dessert Week diharapkan mampu memberi panggung dan lampu sorot pada para pelaku sektor dessert dan pastry yang sering luput dari perhatian publik. Sebagai platform, Jakarta Dessert Week juga diharapkan mampu menjadi strategi menempatkan Jakarta dan Indonesia dalam lanskap industri dessert global.
Sejak 2021, Jakarta Dessert Week telah menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN), sebuah program agenda event nasional dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).
Baca Juga: Lewat Jakarta Fashion Week, Begini Cara Perusahaan Ini Dukung Industri Kreatif
Berita Terkait
-
Bertema Seni, Ini Dia 3 Cake Kreasi Terbaru untuk Sambut Jakarta Dessert Week
-
Ingin Kuliner Indonesia Mendunia, Menparekraf Sandiaga Uno Dukung Jakarta Desset Week 2021
-
Pecinta Manis, Siap-siap Jakarta Dessert Week 2020 Bakal Digelar Online!
-
Jakarta Dessert Week, Ini 5 Dessert Unik yang Pantang Dilewatkan
-
Jakarta Dessert Week, Wajib Cicipi Dessert di 4 Kafe Ini
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Bagian dari CSR, BRI Peduli Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Puluhan Purna PMI di Cirebon
-
Man Aur Tan Hadirkan Kuliner India Autentik, Lebih Praktis via GoFood dari Manhattan Hotel Jakarta
-
MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta
-
Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris