"Badan Litbang SDM bersama dengan berbagai instansi terkait yang berwenang melaksanakan pengembangan kompetensi SDM digital dalam kerangka Sistem Pelatihan Kerja Nasional (PP 31/2006), yang memadukan antara Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Penyelenggaraan pelatihan, dan Sertifikasi Kompetensi," jelas Said Mirza.
Di sisi lain, Vice President Cybersecurity Telkomsigma, Dedi Haryadi mengatakan, untuk memaksimalkan efektivitas keamanan di ruang digital bisa dilakukan dengan mengimplementasikan Quad Helix.
"Strategi ketahanan nasional yang bersumber dari BSSN menyebutkan bahwa ancaman yang terjadi itu ada dua. Pertama, ancaman sosial yang akan menyerang masyarakat dan komunitas. Kemudian ancaman teknis yang mengincar infrastruktur vital Indonesia seperti aplikasi, software dan lain-lain. Tanggung jawab itu semua disebut quad helix," pungkasnya.
Quad helix adalah kolaborasi atau kerja sama yang menghubungkan antara akademisi, pemerintah, pelaku bisnis dan masyarakat, dimana tujuannya adalah menjaga transformasi digital Indonesia making 4.0 dan meningkatkan efektivitas kolaborasi.
"Kami di Telkomsigma terus mengembangkan beberapa hal terkait kolaborasi kita dengan beberapa sektor dan segmen yang ada. Pertama, kolaborasi CSIRT, Kedua mengembangkan teknologi manage operation, Lalu kerjasama dengan akademisi untuk pencarian bakat, dan terakhir penelitian atau awareness pada komunitas dan masyarakat," paparnya.
Adapun dalam penerapannya, cybersecurity mencakup alat, kebijakan, dan konsep keamanan yang dapat digunakan untuk melindungi aset, data dan pengguna organisasi. Bank DKI sendiri telah memiliki roadmap IT Cyber Security dalam tiga tahun ke depan.
"Untuk tahun ini Bank DKI fokus pada implementasi NGFW (Next Gen Firewall) dan mobile apps security, manage service SOC, penerapan security awareness, dan VAPT (Vulnerability Asessment & Penetration Test)," papar Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono.
"Dalam hal merespon cyber security, Bank DKI telah mendapatkan sertifikasi standar internasional manajemen keamanan IT yang menentukan praktik terbaik manajemen keamanan IT dan kontrol keamanan komprehensif," tambah Amirul.
Tak berbeda jauh, Bank Kalteng juga turut berbenah dalam menghadapi tren serangan siber yang semakin berkembang saat ini. Tak tanggung-tanggung, Bank Kalteng menginvestasikan dana sebesar Rp13,45 miliar untuk membangun infrastruktur cybersecurity di tahun 2023 ini. Angka tersebut meningkat pesat bila dibandingkan tahun 2022 yang hanya sebesar Rp2,45 miliar.
Baca Juga: OJK Beri Kode Kasih Izin IPO Bertahap Buat Perusahaan BUMN
"Hal ini menunjukkan keseriusan Bank Kalteng dalam upaya untuk memaksimalkan keamanan siber untuk menjamin keberlangsungan kegiatan operasional layanan berbasis digital," ucap Direktur Keuangan, Operasional dan Teknologi Informasi Bank Kalteng, Ahmad Selanorwanda dalam webinar yang sama.
Selain itu, pihaknya juga melakukan security awareness yang dilaksanakan secara berkelanjutan, pelaksanaan Penetration Testing untuk setiap produk baru, dan implementasi Security Operation Center (SOC). "Kemudian melaksanakan kegiatan Security Maturity Assessment, membentuk Tim Tanggap Insiden Siber, enyusunan kebijakan-kebijakan cybersecurity dan melakukan update sesuai kebutuhan dan ketentuan regulator, dan meningkatkan kompetensi SDM dengan mengikuti pelatihan-pelatihan dan sertifikasi," tukasnya.
Berita Terkait
-
Perkuat Fondasi di Asia Tenggara, Dentsu Tunjuk Tiga Pemimpin Baru
-
Mantan Wakil Ketua OJK Rahmat Waluyanto Meninggal Dunia
-
Transformasi Digital Berhasil Bawa Efisiensi Penyelenggaraan Pendidikan yang Lebih Baik
-
Pembagian Dividen BJBR Tahun 2022 Meningkat, Totalnya Capai Rp 1,1 Triliun
-
Jasa Raharja Komitmen Lakukan Transformasi Digital
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
5 Keunggulan Sepatu Lari Mills untuk Latihan Nyaman dengan Standar Timnas
-
7 Merek Sepatu Lari yang Jarang Disorot tapi Nyaman Dipakai & Ramah Kantong
-
Cek Fakta: Tautan Pendaftaran Bantuan Insentif untuk Guru 2026, Ini Faktanya
-
WFH di Jakarta Diperpanjang, Ini 7 Tips Tetap Produktif Saat Hujan
-
Tips Dukung Tim Favorit di M7 MLBB dan Dapetin WDP Diamonds Bareng GoPay Games