Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno | Rakha Arlyanto
Kamis, 20 April 2023 | 15:27 WIB
Lokasi mobil Nissan Serena menabrak tiga lapak pedagang kurma dan pejalan kaki serta satu Fortuner. [Suara.com/Rakha]

SuaraJakarta.id - Seorang wanita berusia 26 tahun bernama Amalia meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit karena ditabrak mobil MPV Nissa Serena yang melaju dengan kecapatan tinggi di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Informasi tersebut disampaikan salah satu tetangga korban, Bobi.

"Sudah meninggal dunia, baru tadi siang jenazahnya dimakamin," ujar Bobi, tetangga Amalia, saat ditemui di sekitar lokasi kecelakaan, Kamis (20/4/2023).

Bobi mengatakan, jenazah Amalia dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Joglo, Jakarta Barat. Saat insiden kecelakaan terjadi, Bobi sempat melihat Amalia yang terbaring di jalan dan berlumuran darah.

Baca Juga: Lokasi Kecelakaan Mobil MPV Ngebut Tabrak Amalia hingga Tiga Lapak Pedagang Kurma Ditaburi Bunga

"Saya sempat bantu-bantu. Sehabis itu kan almarhumah dibawa ke rumah sakit. Itu udah ramai ambulans," kata Bobi.

Bobi sendiri tidak mengetahui secara detail luka yang dialami Amalia.

Saat Suara.com berusaha mewawancarai pihak keluarga, namun hal itu ditolak dengan alasan masih dalam dirundung duka.

Kediaman Amalia tepatnya berada Jalan Gang Haji Said tepat di sisi Jalan KH Mas Mansyur arah Pasae Blok A Tanah Abang.

Kronologi Kecelakaan

Baca Juga: Amalia, Korban Tertabrak Mobil Ngebut di Kawasan Tanah Abang Jakarta Meninggal Dunia

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan terjadi di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang pada Rabu (19/4/2023) kemarin. Sebuah mobil MVP Nissan Serena menabrak seorang wanita pejalan kaki, tiga lapak pedagang kurma serta satu buah mobil Toyota Fortuner.

Dalam video yang beredar di media sosial terlihat pelaku mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Video terkait peritiwa ini salah satunya diunggah oleh akun Instagram @lensa_berita_jakarta.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta mengungkap penyebab daripada kecelakaan ini diduga karena pengemudi Serena atas nama Dapot Parulian Hutagaol (63) lalai alias kurang konsentrasi saat mengemudi.

"Karena lalai dan kurang hati-hati pada saat mengemudikan kendaraan secara tidak wajar atau kurangnya konsentrasi," kata Purwanta kepada wartawan, Rabu (19/4/2023).

Akibat peristiwa ini, pejalan kaki atas nama Amallia mengalami luka berat. Perempuan berusia 26 tahun tersebut hingga kekinian masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tanah Abang.

Selain Amallia, tiga lapak pedagang kurma dan mobil Fortuner yang tengah parkir di sekitar lokasi mengalami kerusakan parah. Menurut penuturan Purwanta, peristiwa kecelakaan ini bermula ketika Serena yang dikemudikan Dapot melaju dari arah Selatan menuju Utara.

Kemudian setibanya di lokasi menabrak pejalan kaki dan terus melaju hingga menyeruduk tiga lapak pedagang dan mobil Fortuner.

"Menabrak seorang perempuan pejalan kaki bernama Amallia yang sedang berjalan searah kemudian Serena yang dikemudikan Dapot tetep melaju lurus menabrak lagi tiga lapak penjual kurma dan Fortuner yang sedang parkir dipinggir jalan tersebut," katanya.

Load More