SuaraJakarta.id - Foto jadul dapat memperlihatkan keunikan serta busana yang sedang tren pada puluhan tahun lalu. Sebuah foto jadul mengenai pasar di Jakarta pada tahun 1930-an ini berhasil memukau netizen.
Akun fanspage Facebook Potret Sejarah Indonesia mengunggah dua foto mengenai penampakan Pasar Senen di Batavia (sekarang Jakarta) sebelum kemerdekaan.
"Pasar Senen te Batavia. (Pasar Senen di Batavia)," bunyi keterangan yang tertulis di situs Leiden University Libraries. Situs perpustakaan online tersebut menyimpan puluhan foto mengenai kondisi Pasar Senen pada tahun 1908 hingga 1950-an.
Foto pertama menampilkan beberapa pedagang yang menjajakan produknya di sekitar rel. Terdapat payung-payung kecil yang ada pada beberapa lapak. Foto kedua menampilkan wanita yang sedang melewati deretan lapak di pinggir jalan. Wanita tersebut mengenakan jarit batik dan kebaya.
Mereka terlihat memakai selembar kain untuk menutupi rambut kepala. Netizen menilai penampilan seperti itu sangat anggun pada masanya. Beberapa pembeli nampak berseliweran tanpa mengenakan alas kaki. Dikutip dari Wikipedia, Pasar Senen merupakan salah satu pasar tertua di Jakarta.
Dinamai Pasar Senen karena perdagangan di pasar ini awalnya berlangsung setiap hari Senin dan didominasi oleh masyarakat etnis Tionghoa. Waktu pembangunan Pasar Senen bersamaan dengan waktu pembangunan Pasar Tanah Abang, yakni pada 30 Agustus 1733 oleh seorang tuan tanah yang juga seorang arsitek bernama Yustinus Vinck.
Awalnya, lahan yang digunakan adalah tanah milik anggota Dewan Hindia bernama Corrnelis Chastelein. Saat beroperasi pertama kali, Pasar Senen dibuka setiap hari Senin.
Namun pada tahun 1766, pasar yang ramai dikunjungi ini akhirnya dibuka untuk hari selain Senin. Postingan foto jadul mengenai suasana pasar di Jakarta pada tahun 1930-an mendapat beragam komentar dari netizen.
"Wah ini ciri orang Betawi banget. Berkebaya dan kerudungnya cukup khas," kata Ma**n**ng.
"Orang dulu super anggun," komentar Su**la**ty Ib**him
"Zaman dulu pakai kebaya dan sopan santun sangat dijaga," pendapat Ed* Su**nda.
"Lihat gedungnya itu mirip tikungan di Jalan Kwitang, keren banget. Tahun 1936 sudah terlihat modern," balas L**s Ve*as. Itulah tadi foto jadul suasana Jakarta di tahun 1930-an yang menarik perhatian netizen, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden