Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih
Senin, 01 Januari 2024 | 07:00 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. [Suara.com/Dea]

SuaraJakarta.id - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyinggung soal ramainya baliho dan spanduk di berbagai ruas jalan di Jakarta selama masa Pemilu 2024. Bahkan, ia menyebut alat peraga kampanye itu begitu banyak hingga mengganggu masyarakat.

Hal ini disampaikan Prasetyo Edi Marsudi saat menghadiri acara malam pergantian tahun bertajuk Muda Mudi Jakarta Kota Global di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2023).

Dalam kesempatan itu, ia menyebut tahun 2024 akan menjadi spesial lantaran merupakan tahun digelarnya Pemilu. Ia pun berterima kasih kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI yang disebutnya menjaga Pemilu tetap kondusif.

"Alhamdulillah, hari ini kita melepaskan tahu 2023 menuju tahun 2024," ujar Prasetyo.

"Mudah-mudahan tahun 2024 di tahun politik ini juga tidak terjadi apa-apa khususnya di DKI Jakarta. Semua kondusif. Terima kasih pak Gubernur atas kebijakannya," sambungnya.

Ia pun meminta masyarakat bersabar terkait dengan maraknya spanduk Pemilu. Begitu masuk masa tenang kampanye, petugas akan segera membereskannya.

"Semua yang menganggu hari ini adalah masalah banner spanduk. Nanti setelah selesai baru dibersihkan," katanya.

Puncak perayaan malam tahun baru di Bundaran HI yang menjadi rangkaian Muda Mudi Jakarta Kota Global ini disemarakkan dengan pesta kembang api. Pada tahun ini juga pertama kalinya diadakan pertunjukan 500 drone dan video mapping menggunakan kabut air alias water mist.

Robot pesawat dengan kendali jarak jauh ini terlihat membentuk berbagai formasi, mulai dari burung, Gatot Kaca, bunga, hingga angka hitung mundur menuju tahun baru.

Baca Juga: Sambut Tahun Baru 2024, Heru Budi: Semoga Membawa Kebahagiaan

Masyarakat yang memadati kawasan Sudirman-Thamrin terlihat antusias menikmati acara ini.

Load More