SuaraJakarta.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejumlah sekolah di wilayah Jakarta Pusat untuk mengantisipasi adanya demo terhadap hasil pemilu yang akan diumumkan KPU RI pada hari ini, Rabu (20/3/2024).
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat, Sri Rahayu Asih Subekti mengatakan, keputusan itu diambil setelah rapat koordinasi antisipasi kerawanan penetapan hasil pemilu.
“Berdasarkan hasil rapat bahwa pada 18 sampai 20 Maret 2024 akan ada demo terkait hasil pemilihan umum yang berlangsung di depan gedung DPR/MPR RI, Bawaslu RI, KPU RI, dan Patung Kuda Monas,” kata Sri.
Sri mengatakan sesuai arahan pimpinan rapat bahwasanya Suku Dinas Pendidikan Wilayah Jakarta Pusat diminta memantau kehadiran siswa di sekolah dan memastikan agar siswa pulang ke rumah serta tidak terlibat demo.
Oleh karena itu, guna menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh anggota komunitas pendidikan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat, memutuskan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
“Kami memutuskan untuk melaksanakan PJJ atau belajar dari rumah 100 persen pada tanggal 19 sampai 20 Maret 2024 di empat kecamatan yaitu Gambir, Menteng, Sawah Besar, dan Tanah Abang,” kata Sri.
Ia mengatakan pendidik dan tenaga kependidikan melaksanakan tugas kedinasan dari rumah dan untuk pengaturan absensi jika dirasa lokasi sekolah berstatus rawan imbas pengumuman hasil pemilu.
“Namun apabila dirasa sekolah berstatus aman/jauh dari resiko/dampak negatif yang mungkin timbul pasca pengumuman hasil pemilu diharapkan pendidik dan tenaga kependidikan bekerja dari sekolah (WFO),” jelas Sri.
Lebih lanjut, jika nantinya setelah pengumuman hasil pemilu masih dirasa belum aman bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah, maka PJJ 100 persen akan di perpanjang sampai dengan tanggal 22 Maret 2024.
Sebagai informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengumumkan hasil pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2024 pada hari ini yakni 20 Maret 2024. (Sumber: Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Jakarta Masih Siaga Hujan Ekstrem, Pramono Anung Perpanjang PJJ dan WFH Hingga 1 Februari
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Usai Kerusuhan, 2.829 Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ Demi Keamanan Siswa
-
Pamer Duit Cepean, Pendemo Tolak Pemilu Curang di KPU Ledek Massa Tandingan: Nih buat Makan, Pulang Sana!
-
KPU RI Pastikan Penetapan Hasil Pemilu 2024 Disampaikan Selepas Buka Puasa
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?