SuaraJakarta.id - Dua siswi dari Binus School Serpong, Neyscha Taqi Madania dan Rabiah Rabbani Hafsari, berhasil meraih penghargaan di ajang diplimasi internasional.
Keduanya mengikuti di Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-16 yang berlangsung pada 17-20 Januari 2025 di Berjaya Times Square Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.
Kedua siswi tersebut merupakan bagian dari total delapan murid Binus School Serpong yang mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia dalam simulasi sidang PBB ini.
Dua titel penghargaan yang berhasil diraih Neyscha Taqi Madania (Best Delegate di council United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) serta Rabiah Rabbani Hafsari (Verbal Commendation di council United Nations Human Rights Council (UNHRC).
Neyscha dan Rabiah bersaing dengan 1.000 pemuda dari 38 negara lainnya yang juga mengikuti AYIMUN 16th.
Ajang ini tidak hanya menjadi sarana di mana pemuda bisa saling unjuk kemampuan diplomasinya, namun juga menjadi wadah untuk mengenal kebudayaan satu sama lain dan bertukar pengetahuan.
Presiden International Global Network, Muhammad Fahrizal, yang menyelenggarakan AYIMUN 16th, turut menyampaikan apresiasinya terhadap performa yang membanggakan dari murid-murid Binus School Serpong di acara tersebut.
"Neyscha dan Rabiah tidak hanya menjadi tolak ukur terhadap kualitas dari pelajar Binus School Serpong, namun juga kualitas pelajar Indonesia secara umum. Prestasi ini hanya bisa diraih dengan persiapan yang sungguh-sungguh dan komitmen tinggi untuk mengeksekusi seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Karena itu, saya ucapkan apresiasi sebesar-besarnya, tidak hanya untuk Neyscha dan Rabiah, namun juga tenaga pengajar dari BINUS SCHOOL Serpong karena sudah memberikan pendampingan yang ketat terhadap murid-muridnya yang ikut acara kami," kata dia, Jumat (24/1/2025).
Fahrizal menggarisbawahi betapa pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman bagi siswa sebagai bekal untuk menghadapi dinamika tantangan global di masa depan.
Baca Juga: Dibalik Seragam Putih: Kisah Pilu Siswi SMP Sukoharjo Jadi Korban Persetubuhan Adik Kelas
Ia mengungkapkan harapannya agar semakin banyak lembaga pendidikan di Indonesia yang terinspirasi oleh inisiatif Binus School Serpong dan sekolah-sekolah lainnya yang terlibat di AYIMUN 16th dalam mendorong pengembangan kemampuan dan potensi para siswanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat