SuaraJakarta.id - Tim gabungan mengevakuasi kapal KM Subur Makmur yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Tikus, Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, pada Kamis (6/3/2025) malam.
"Kapal ini mengalami insiden patah baut daun kemudi sehingga tidak bisa berjalan menuju tujuan," kata Kepala Sektor 8 Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Sumarno di Jakarta, Jumat (7/3/2025) seperti dimuat ANTARA.
Ia mengatakan KM Subur Makmur bertolak dari Pelabuhan Muarasaban Cituis pada pukul 13.00 WIB. Ketika kapal tiba di perairan Pulau Tikus sekitar pukul 20.25 WIB terjadi insiden patah baut daun kemudi.
"Informasi mengenai kejadian ini diterima oleh Pospol Pari dari petugas piket Gulkarmat," kata dia.
Lalu sekitar pukul 20.55 WIB, tim gabungan yang terdiri dari petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Polsubsektor, Babinsa, Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu dan instansi terkait lainnya melakukan pencarian.
Tim berhasil menemukan lokasi kapal yang mengalami kerusakan. "Evakuasi segera dilakukan mengingat kondisi cuaca yang kurang mendukung dengan angin dan ombak yang cukup kuat," kata dia.
Sumarno menjelaskan tim evakuasi gabungan menyelamatkan satu nakhoda dan lima penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat ke Pulau Lancang.
Kapolsubsektor Pulau Pari, Aipda Hendra menambahkan, pihak berwenang akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait untuk menyelidiki penyebab pasti insiden ini.
Laporan kejadian juga telah dibuat sebagai dokumentasi resmi. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan keselamatan pelayaran di wilayah Kepulauan Seribu.
Baca Juga: Persija akan Hadapi Arema FC, Gustavo Almeida: Tidak Ada yang Istimewa
"Kami juga mengimbau kepada seluruh operator kapal untuk selalu memperhatikan kondisi kapal dan cuaca sebelum berlayar," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden