SuaraJakarta.id - Bank Mandiri mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan terus mendorong pelaku UMKM naik kelas termasuk yang bergerak di sektor ekonomi kreatif. Salah satu upayanya, bank bersandi saham BMRI ini terus bersinergi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) guna mengembangkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif.
Oleh sebab itu, Bank Mandiri berkolaborasi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif menggelar pelatihan literasi bisnis bagi 70 pelaku usaha ekonomi kreatif di Depok pada Kamis, (3/7/2025).
Area Head Bank Mandiri Depok Rizki Meizano, menyatakan pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas pelaku usaha ekonomi kreatif agar dapat menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan, serta memiliki daya saing global.
Para pelaku usaha ekonomi kreatif ini bergerak di beberapa subsektor seperti bidang kreativitas budaya yang meliputi kuliner, kriya, fesyen, seni rupa, dan pertunjukan. Lalu sub sektor bidang kreativitas desain mencakup arsitek, desain interior, desain komunikasi visual, dan desain produk. Kemudian, sub bidang kreativitas digital & teknologi yang terdiri dari game, aplikasi, konten digital, dan jasa teknologi informasi dan komputer. Termasuk bidang kreativitas media seperti film, animasi, video, periklanan, televisi & radio, penerbitan, dan fotografi, serta sub sektor usaha ekonomi kreatif lainnya.
“Melalui sinergi dengan Kemenkraf, Bank Mandiri memberikan serangkaian pembekalan kepada pelaku usaha kreatif tersebut. Harapannya, mereka mampu meningkatkan kapasitas bisnis sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan,” papar Rizki dalam keterangan resmi pada Kamis (3/7).
Dalam pelatihan tersebut, para pelaku usaha mendapatkan pembekalan lengkap, mulai dari literasi bisnis dan keuangan, penguatan kapasitas usaha, perhitungan harga pokok produksi, literasi pajak, penyusunan laporan keuangan, hingga edukasi waspada pinjaman online ilegal dan sosialisasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
“Bank Mandiri percaya bahwa industri kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penggerak ekonomi nasional. Melalui sinergi ini, kami berharap dapat membantu Kemekraf memperkuat fondasi industri kreatif dan mengakselerasi kapabilitas SDM yang bergerak di berbagai sektor industri kreatif agar lebih adaptif terhadap tantangan dan kebutuhan zaman,” tambah Rizki.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif serta perwakilan Walikota Depok.
Lebih lanjut, Rizki menjelaskan bahwa Bank Mandiri tidak hanya menyediakan narasumber, tetapi juga berkontribusi dalam penyusunan materi pelatihan layanan keuangan dan perbankan yang relevan dibutuhkan oleh peserta serta pendampingan kepada para peserta pasca pelatihan.
Baca Juga: Bank Mandiri Percepat Sinergi Bisnis dengan Kopra Supplier Financing: Arus Kas Makin Efisien
“Perkembangan ekosistem industri kreatif di kota Depok menunjukkan perkembangan yang signifikan, dimana diharapkan pelaku UMKM ekonomi kreatif tersebut dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di kota Depok,” paparnya.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi multipihak untuk memperkuat fondasi industri kreatif nasional sekaligus mendorong pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam menciptakan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Selain di Depok, Bank Mandiri juga telah melakukan pelatihan di Surabaya kepada 70 pelaku usaha kreatif. Dalam waktu dekat, pelatihan akan dilanjutkan di Yoyakarta dengan menargetkan 70 orang pererta. Sehingga, secara total, bank berlogo pita emas ini menaikkelaskan 210 pelaku usaha kreatif melalui pelatihan tersebut. ***
Berita Terkait
-
Bank Mandiri Borong 16 Penghargaan FinanceAsia Awards 2025: Akselerasi Komitmen Berkelanjutan
-
Looping for Life, Bank Mandiri Sukses Akselerasi Gerakan Hijau di Mandiri Jogja Marathon 2025
-
Bank Mandiri Komitmen Dukung Akselerasi Ekonomi Digital lewat Festival Jakarta Great Sale 2025
-
Bank Mandiri Raih Prestasi Global: The Best Trade Finance Bank in Indonesia dari The Asian Banker
-
Ekonom Bank Mandiri: Akselerasi Ekonomi 2025 Butuh Penguatan Sinergi Fiskal & Moneter
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik
-
Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?