- Perayaan HUT ke-80 TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu 5 Oktober 2025
- TNI akan memamerkan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) darat, laut dan udara
- Sebanyak 133.480 personel TNI yang terdiri dari prajurit dan masyarakat sipil dikerahkan
SuaraJakarta.id - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebutkan rekayasa lalu lintas saat perayaan HUT ke-80 TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (5/10) bersifat situasional.
"Rencana rekayasa arus lalu lintas sifatnya situasional, mengingat pada hari Minggu nanti diperkirakan akan menghadirkan jumlah masyarakat yang cukup besar, dengan keterlibatan pasukan yang juga cukup banyak," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 3 Oktober 2025.
Dia juga mengimbau masyarakat yang akan beraktifitas ke arah Monas agar merencanakan perjalanannya dari sekarang.
"Tentu kita akan melihat volume kendaraan, mengingat juga nanti hari Minggu direncanakan Car Free Day (CFD) juga akan tetap berjalan sesuai dengan petunjuk ataupun arahan terakhir," ujar Komarudin.
Pihaknya pun memantau jika ada peningkatan volume pada ruas-ruas jalan tertentu, seperti kawasan Merdeka Barat, Merdeka Timur, Utara Selatan yang nantinya akan dijadikan tempat drop off, termasuk nanti penjemputan dan akses-akses yang menuju ke Monas, mulai dari Harmoni, lalu juga dari lapangan Banteng, kemudian dari Tugu Tani, mengingat Sudirman-Thamrin digunakan untuk aktivitas masyarakat CFD.
"Ruas-ruas jalan inilah yang diprediksi dimungkinkan akan terjadi kepadatan ataupun peningkatan volume. Oleh karena itu, masyarakat silahkan bisa mempertimbangkan untuk penggunaan akses ataupun ruas jalan tersebut," imbau Komarudin.
Bagi warga yang membawa kendaraan pribadi, dia mengingatkan agar tidak memarkirkannya di ruas-ruas jalan, khususnya di sepanjang jalan Merdeka Barat, Timur, Utara, Selatan kemudian di ruas jalan Banteng Barat, Banteng Timur, Utara, dan Selatan.
"Kami telah berkoordinasi, untuk kantong parkir yang disiapkan, ada beberapa titik di sana, di antaranya bisa berparkir di perkantoran yang ada di sepanjang Merdeka Selatan, Danareksa, kemudian juga beberapa kantong-kantong lainnya, kemudian juga IRTI, kemudian ada juga stasiun Gambir dan beberapa titik lainnya yang memang sudah kita rekomendasikan dan koordinasi itu bisa dijadikan kantong parkir," terang Komarudin.
Seperti diketahui, TNI akan menggelar acara perayaan HUT ke-80 di Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (5/10). Dalam acara tersebut, TNI memamerkan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) darat, laut dan udara.
Baca Juga: Bendera Merah Putih Robek Saat Gladi HUT TNI di Monas, Ini Reaksi Cepat TNI
Sebanyak 133.480 personel TNI yang terdiri dari prajurit dan masyarakat sipil dikerahkan dalam perayaan tersebut.
Seluruh personel ditugaskan untuk menjalankan berbagai peran, mulai dari peserta upacara, peserta simulasi tempur, pasukan penerjun, pilot tempur maupun pesawat angkut, defile, awak alutsista yang akan berparade hingga pasukan pengamanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Klaim Bom Bunuh Diri di Bandara Hang Nadim Batam, Benarkah?
-
7 Tablet Murah untuk Gantikan Buku Catatan di 2026, Cocok untuk Pelajar & Pekerja
-
Imigrasi Pastikan Tetap Hadir Layani Masyarakat Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026
-
Simak Daftar Pengalihan Arus Jalan Menuju TMII dan Ragunan pada Malam Tahun Baru
-
Cek Fakta: Benarkah Viral 700 Kepala Desa Tertangkap KPK?