Dalam kesaksiannya, Yunus mengungkapkan bahwa tingkat hunian Hotel Sultan anjlok drastis sejak munculnya isu sengketa lahan pada Maret 2025.
Saat ini, okupansi hotel tercatat di bawah 20 persen, jauh menurun dari kondisi normal yang biasanya mencapai 90 persen saat ada acara besar.
"Sepanjang sepengatahuan saya, tidak ada izin pengadilan untuk penutupan akses Hotel Sultan," katanya.
Yunus menambahkan, penurunan okupansi dan omzet menyebabkan keresahan di kalangan karyawan serta ketidaknyamanan bagi tamu.
"Okupansi dan omzet hotel menurun tajam. Bahkan ini menyebabkan kesulitan tamu yang akan berkunjung dan serta meresahkan karyawan. Banyak calon tamu yang batal memesan kamar karena pemberitaan sengketa dan kesulitan akses," tegasnya.
Dalam sidang tersebut, Hotel Sultan juga menghadirkan ahli Guru Besar Universitas Trisakti, Elfrida Ratnawati Gultom, untuk menerangkan mengenai persoalan wanprestasi yang dilayangkan pemerintah dan perlu dikaji ulang.
Untuk diketahui, meski pemerintah menuntut pembayaran royalti senilai Rp742,5 miliar, PT Indobuildco juga mengajukan gugatan balik dengan tuntutan ganti rugi sebesar sekitar Rp28 triliun atas tanah dan bangunan yang mereka kelola.
Perkara perdata tersebut terdaftar dengan Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst dan menggugat sejumlah pihak, yakni Mensesneg, PPKGBK, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Menteri Keuangan, serta Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor
-
Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur
-
Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City
-
Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong
-
Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald