Tasmalinda
Sabtu, 22 November 2025 | 19:07 WIB
ilustrasi mengecek suara mobil bekas
Baca 10 detik
  • Suara mesin yang sehat terdengar halus, stabil, dan tidak bergetar berlebihan saat idle.
  •  Suara tidak wajar seperti mengetuk, mendesis, atau berdecit menandakan potensi kerusakan komponen mesin.
  •  Pemeriksaan suara mesin saat test drive membantu calon pembeli menghindari mobil bekas bermasalah dan biaya perbaikan besar.

SuaraJakarta.id - Ketika membeli mobil bekas atau baru, sesi test drive adalah momen paling penting untuk menilai kondisi mesin. Salah satu indikator paling mudah dikenali adalah suara mesin. Mesin yang sehat memiliki karakter suara yang lembut, stabil, dan konsisten. Sebaliknya, mesin yang bermasalah biasanya mengeluarkan suara tidak wajar seperti ketukan, gesekan, hingga mendesis.

Kesalahan terbesar pembeli mobil adalah terlalu fokus pada tampilan luar, padahal suara mesin bisa mengungkap banyak masalah tersembunyi. Berikut 8 cara mudah membedakan suara mesin sehat dan yang bermasalah saat test drive, cocok untuk pemula maupun yang sudah berpengalaman.

1. Dengarkan dari Suara Starter

Mesin sehat akan langsung menyala dengan cepat dan stabil tanpa getaran berlebih. Jika starter terasa berat atau berulang kali gagal, ini bisa menandakan masalah aki atau kompresi lemah.

2. Perhatikan Suara Idle (Stasioner)

Idle yang normal terdengar halus dan stabil di kisaran 700–900 rpm. Jika rpm naik turun atau terdengar putus-putus, bisa mengarah pada throttle kotor atau sensor bermasalah.

3. Tes Saat Injak Gas Pelan

Injak pedal gas bertahap. Bila terdengar suara mengetuk (knocking) atau logam beradu, kemungkinan ada masalah pada ruang bakar atau waktu pengapian yang tidak tepat.

4. Periksa Suara dari Ruang Mesin

Baca Juga: 7 Mobil Bekas Paling Nyaman untuk Lansia Empuk Praktis dan Gak Bikin Capek

Dekatkan telinga ke area mesin (posisi aman, jangan dekat kipas). Mesin sehat tidak mengeluarkan suara mendesing, berdecit, atau gesekan keras. Jika ada bunyi gesekan, tali kipas atau bearing bisa rusak.

5. Dengarkan Suara Knalpot

Suara knalpot normal harus bulat dan stabil. Jika ada letupan kecil, empuk basah, atau suara seperti tersumbat, bisa menjadi tanda injektor atau sistem pembakaran kotor.

6. Coba Saat Kecepatan Tinggi

Naikkan kecepatan di jalan kosong. Mesin yang sehat tetap halus dan tidak bergetar. Bila muncul dengung keras atau getaran kuat, bisa jadi gearbox, rantai timing, atau engine mounting bermasalah.

7. Perhatikan Suara Saat Melepas Gas

Saat melepas pedal gas, suara mesin harus tetap mulus. Suara berdecit atau retakan menandakan potensi masalah pada katup atau sistem exhaust.

8. Dengarkan Saat Mesin Dimatikan

Matikan mesin dan amati suara setelahnya. Mesin sehat akan berhenti bersih tanpa suara tambahan. Bila ada dentingan atau logam jatuh, kemungkinan ada komponen aus di bagian internal.

Tips Tambahan Saat Test Drive

  1. Matikan audio mobil saat pengecekan
  2. Lakukan pengecekan di tempat yang tenang
  3. Rekam suara agar bisa dianalisis ulang atau dibandingkan
  4. Bawa mekanik jika ragu

Membedakan suara mesin sehat dan bermasalah sebenarnya mudah jika tahu indikatornya. Teknik ini wajib dipahami terutama saat membeli mobil bekas agar terhindar dari risiko biaya perbaikan besar di kemudian hari.

Load More