-
Presiden Prabowo memerintahkan seluruh kementerian/lembaga fokus pada penanganan bencana banjir Sumatera dan menghentikan kegiatan seremonial; BP Taskin mengikuti instruksi tersebut.
-
BP Taskin melakukan monitoring dan evaluasi pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar untuk mengumpulkan data kerusakan serta dampak kemiskinan, termasuk koordinasi dengan gubernur, DPRD, BPBD, dan pemerintah kabupaten/kota.
-
BP Taskin menegaskan perannya dalam penanganan pascabencana dan pengentasan kemiskinan, agar dampak banjir tidak meningkatkan kemiskinan ekstrem serta tetap mendukung target nasional 0% pada 2026 dan penurunan kemiskinan 4,5% pada 2029.
Daerah yang dikunjungi di Kota Padang tersebut adalah Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Pauh. Pada kunjungan lapangan tersebut didampingi langsung oleh camat masing-masing.
Demikian juga dengan Kabupaten Padang Pariaman, tim langsung diterima oleh Bupati Padang Pariman Jon Kennedy Azis dan seluruh jajaran kepala dinas.
Tidak terkecuali, Emri sebagai Kalaksa BPBD Kabupaten Padang Pariaman. Pasca pertemuan tersebut, tim juga melakukan kunjungan lapangan di daerah Kecamatan VII Koto yang langsung didampingi Camat Zulfikar.
BP Taskin memiliki fungsi utama untuk melakukan orkestrasi kepada seluruh kementerian atau lembaga terkait untuk melakukan kerja-kerja konkret dalam penanganan pasca bencana.
Terutama kaitannya dengan percepatan pengentasan kemiskinan. Target Presiden Prabowo untuk kemiskinan ekstrem 0% pada 2026 mesti terwujud, meskipun tantangan baru terkait bencana tentu menjadi perhatian serius.
BP Taskin berupaya sedapat mungkin, dampak kebencanaan tidak mempertinggi angka kemiskinan ekstrem di daerah bencana Sumatera barat.
BP Taskin optimis penurunan angka kemiskinan 4,5 % pada 2029 sesuai arahan Presiden Prabowo pun dapat terwujud dengan optimalisasi tugas dan fungsi BP Taskin serta Kerjasama kementerian atau lembaga terkait.
Berita Terkait
-
Kolaborasi dengan BNPB, Program KATANA Cetak Desa Tangguh Hadapi Bencana
-
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
-
Viral Hari Ini, Hilang Esok Hari: Mengapa Kita Sering Terjebak 'Lupa' pada Masalah?
-
Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Kebutuhan Lift dan Eskalator Meningkat Seiring Pertumbuhan Properti Modern
-
Lift Rumah Makin Diminati, Hunian Mewah Kini Utamakan Kenyamanan dan Aksesibilitas
-
Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Siap Kawal Keberhasilan Program Sekolah Rakyat
-
BRI Bantu UMKM "Its Me Time" Asal Sidoarjo Jawa Timur Naik Kelas, Tembus Pasar Global
-
Kenalkan Budaya Betawi Sejak Hari Pertama, MTsN 41 Jakarta Gelar Palang Pintu