- Pada tahun 2025, sepatu lari pintar dengan sensor tertanam akan menjadi tren untuk memberikan data real-time.
- Berbagai merek seperti Under Armour, Nike, dan Asics menghadirkan sepatu yang berfungsi sebagai pelatih digital pribadi.
- Sepatu pintar membantu pelari pemula hingga profesional meningkatkan efisiensi latihan serta mengurangi potensi risiko cedera.
SuaraJakarta.id - Dunia lari tidak lagi sekadar soal jarak dan kecepatan. Di 2025, teknologi mulai benar-benar “masuk ke sepatu” Sejumlah merek global kini menghadirkan sepatu lari pintar dengan sensor tertanam yang mampu membaca cara berlari, memberi data real-time, hingga bertindak layaknya pelatih pribadi digital.
Bagi pelari pemula hingga marathoner serius, sepatu lari pintar menawarkan solusi baru: latihan lebih terarah, risiko cedera lebih kecil, dan progres yang terukur. Tak heran jika sepatu jenis ini mulai dilirik komunitas lari yang ingin naik level tanpa harus selalu bergantung pada pelatih mahal.
Berikut 7 sepatu lari pintar yang dikenal memiliki teknologi sensor canggih dan fungsi coaching digital.
1. Under Armour HOVR Machina
Dilengkapi sensor yang merekam cadence, stride length, dan pace, sepatu ini terhubung langsung ke aplikasi MapMyRun. Data lari dianalisis untuk membantu memperbaiki efisiensi langkah.
2. Nike Adapt (Running Series)
Nike memadukan teknologi auto-lacing dengan sensor tekanan kaki. Sepatu dapat menyesuaikan kekencangan secara otomatis berdasarkan gaya lari dan kondisi kaki.
3. Asics RunSense Smart Shoe
Sensor internalnya mampu membaca landing foot dan rotasi kaki. Cocok untuk pelari yang ingin memperbaiki teknik dan mengurangi risiko overpronation.
4. Xiaomi Mi Smart Running Shoes
Mengusung harga lebih terjangkau, sepatu ini memiliki chip pelacak jarak, kecepatan, dan gaya lari yang terhubung ke aplikasi Mi Fit.
5. Digitsole Smartshoe
Sepatu pintar asal Prancis ini terkenal dengan sensor postur dan tekanan kaki. Digunakan untuk analisis biomekanik dan rehabilitasi cedera ringan.
6. Under Armour HOVR Phantom
Selain empuk dan ringan, Phantom merekam data latihan harian secara otomatis. Cocok untuk pelari yang ingin analisis tanpa harus memakai smartwatch.
Baca Juga: Dari Hoka Sampai Adidas, 5 Rekomendasi Sepatu Lari Anti Ngelopek di Cuaca Panas
7. Puma Running System dengan Smart Insole
Menggunakan insole pintar berbasis AI yang menganalisis pola pijakan dan memberikan rekomendasi latihan personal melalui aplikasi.
Kenapa Sepatu Lari Pintar Mulai Dibutuhkan?
Pelari modern tidak hanya ingin berlari jauh, tetapi juga berlari dengan benar. Sensor di sepatu membantu mengoreksi teknik, memantau kelelahan, dan mencegah cedera sebelum terjadi. Bagi banyak pengguna, sepatu pintar menjadi alternatif pelatih pribadi yang lebih praktis dan konsisten.
Sepatu lari pintar bukan lagi sekadar gimmick teknologi. Dengan sensor yang semakin akurat dan aplikasi yang makin cerdas, sepatu ini membantu pelari memahami tubuhnya sendiri. Jika kamu ingin latihan lebih efisien, aman, dan terukur, mungkin inilah saatnya mempertimbangkan sepatu lari yang bisa “berpikir”.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Hoka Sampai Adidas, 5 Rekomendasi Sepatu Lari Anti Ngelopek di Cuaca Panas
-
Di Tengah Inovasi Teknologi, Mengapa Sepatu Lari Selalu Pakai Tali?
-
Jakarta Internasional Marathon 2025: Ada Fisioterapi Gratis
-
Acara Puncak HUT DKI Dan Jakarta Marathon Hasilkan 68 Ton Sampah
-
Jakarta Half Marathon, Simak Kantong Parkir dan Rekayasa Lalin yang Diberlakukan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Rekomendasi Tempat Ngopi di Jakarta Selatan, Coffee Tower Selection Hadir di Manhattan Hotel Jakarta
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
KPP Apresiasi BRI, Jadi Bank Terbaik Penyalur KUR Perumahan
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun