-
Deterjen Sayang Hijab hadir tanpa SLS & Paraben, aman untuk kulit sensitif dan pemakaian jangka panjang.
-
Membersihkan efektif, menjaga warna & serat pakaian/hijab, wangi lavender tahan lama, anti bau apek.
-
Direkomendasikan dr. Tirta karena lebih ramah kulit dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari hingga ibadah.
SuaraJakarta.id - Deterjen jadi kebutuhan pokok untuk membersihkan pakaian. Bahan pembersih ini hadir dalam berbagai merek dan juga bentuk, ada yang cair dan bubuk.
Pemilihan deterjen yang cocok jadi perhatian masyarakat saat ini seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan kulit.
Menjawab kebutuhan tersebut, Deterjen Sayang Hijab dengan formula tanpa Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Paraben hadir sebagai inovasi baru.
Deterjen Sayang Hijab tidak membuat iritasi pada kulit. Selain itu, menghindari penggunaan SLS dan Paraben juga penting untuk jangka panjang, karena kedua bahan ini berpotensi menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif.
Produk ini menawarkan pengalaman mencuci pakaian secara efektif dan tetap lembut pada serat kain, serta memiliki aroma lavender yang menyegarkan dan tahan lama.
Deterjen Sayang Hijab dilengkapi dengan teknologi Indoor Drying Technology untuk mencegah bau saat dijemur di dalam ruangan, serta memberikan sensasi adem di tangan berkat Teknologi Busa Salju.
SLS dan paraben dapat membuat kulit menjadi lebih kering dan merusak lapisan pelindung alami kulit, sehingga kulit lebih mudah iritasi. Sementara Paraben berpotensi mengganggu keseimbangan kulit dan memicu sensitivitas jika terpapar terus-menerus.
Keunggulan lain dari Deterjen Sayang selain aman di kulit dan tidak meninggalkan residu. Deterjen Sayang juga mampu menghilangkan noda dan menjaga warna pakaian, termasuk hijab.
Formula yang lembut membantu menjaga keawetan dan kelembutan bahan hijab dan pakaian lainnya ditambah dengan wangi menyegarkan: aroma lavender yang menenangkan dan membuat pakaian tetap wangi seharian.
Kelebihan dan keunggulan Deterjen Sayang sudah dibuktikan oleh dr. Tirta. Dalam beberapa video konten-kontennya terkait kesehatan kulit, dr.Tirta menekankan bahwa kesalahan dalam penggunaan dan pemilihan deterjen dapat berdampak pada kesehatan kulit, terutama kulit yang sensitif.
"Salah satu faktor penyebab beruntusan (kulit bintik-bintik kecil atau benjolan halus akibat pori-pori tersumbat oleh sel kulit mati dan kotoran itu adalah alergi) biasanya saat memakai pakaian, lalu kulit kemerahan atau gatal, itu karena kulit sensitif terhadap kain yang digunakan," kata dr. Tirta dalam unggahan video diakun Instagram @dr.tirta.
dr.Tirta untuk mengatasi hal tersebut, disarankan agar memilih deterjen mencuci pakaian seperti Deterjen Sayang yang tidak mengandung bahan SLS dan Paraben dimana kedua bahan tersebut dapat menyebabkan iritasi kulit bagi sebagian orang, terutama kulit sensitif.
"Deterjen Sayang cocok untuk pemakaian sehari-hari, saya pakai untuk mencuci jersey lari karena wanginya tahan lama dan tidak menimbulkan bau apek gegara jamur dan bakteri usai keringetan habis berolahraga," terangnya.
"Kita harus merawat pakaian dengan baik, kalau nyucinya benar dan deterjennya cocok, maka tidak akan mengganggu sekitar. Sebaliknya, jika nyuci dan deterjennya asal-asalan, selain merusak pakaian, kulit rusak dan pasti bau badan, mengganggu! Saya pakai Deterjen Sayang Hijab! karena non SLS dan Paraben," sambungnya.
Pakaian terbuat dari berbagai jenis bahan, seperti katun, sutra, wol, dan lain-lain. Setiap jenis bahan memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda. Memilih deterjen yang tepat membantu menjaga bahan pakaian tetap dalam kondisi terbaik tidak mudah menyusut, melar, atau cepat pudar warnanya.
Berita Terkait
-
Lebih Bahaya dari Harga Pangan: Ancaman Krisis Air yang 'Disembunyikan' Selama Ramadan
-
Rahasia Kulit Sehat dari Laut: Phytomer Hadirkan Treatment Skincare 95% Vegan di Indonesia
-
Waspada Produk Viral Tanpa Bukti Klinis: Mengapa Harus Selektif Pilih Skincare di Era Digital
-
Puasa buat Perubahan Fisiologis, Begini Tips Jaga Kesehatan Kulit dari Skincare dan Asupan Nutrisi
-
Kulit Gampang Merah, Jerawat Makin Parah? Polusi dan Gaya Hidup Jadi Pemicu
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tarif Belasan Juta Bikin Percaya, Modus Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Terbongkar
-
'Tak Akan Ada Kerja Layak di Bumi yang Rusak', Suara Sarekat Hijau Indonesia di May Day 2026
-
Sering Naik Ojol? 7 Bedak Tabur Anti Polusi Ini Bikin Wajah Tetap Fresh dan Nggak Kusam
-
Barang Hilang Saat Kecelakaan Kereta? Ini Cara Klaim ke KAI agar Bisa Kembali
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun