- Umat Islam berburu Lailatul Qadar pada 10 malam terakhir Ramadan, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
- Ulama menganjurkan ibadah dimulai sejak malam ke-21 Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil untuk meningkatkan peluang.
- Persiapan efektif mencakup mengurangi aktivitas tidak penting, tidur awal, dan memperbanyak doa yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW.
SuaraJakarta.id - Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, umat Islam di seluruh dunia mulai berburu Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Namun, karena waktu pasti Lailatul Qadar tidak pernah diketahui, banyak orang justru tanpa sadar melewatkannya begitu saja. Kesibukan, rasa lelah, atau kurang persiapan sering membuat seseorang tidak maksimal beribadah di malam-malam yang sangat berharga tersebut.
Padahal, satu malam Lailatul Qadar memiliki nilai ibadah yang luar biasa—setara dengan lebih dari 83 tahun beribadah.
Agar kesempatan emas ini tidak terlewat, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan sejak awal 10 malam terakhir Ramadan.
1. Mulai Ibadah Sejak Malam ke-21 Ramadan
Para ulama menganjurkan untuk mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.
Karena itu, jangan menunggu malam tertentu saja. Mulailah memperbanyak ibadah sejak malam ke-21 agar peluang mendapatkan Lailatul Qadar semakin besar.
2. Kurangi Aktivitas yang Tidak Penting di Malam Hari
Salah satu cara paling efektif adalah mengurangi aktivitas yang tidak terlalu penting di malam hari, seperti terlalu lama bermain ponsel atau menonton.
Baca Juga: Maghrib Jam Berapa di Jakarta Hari Ini? Cek Jadwal Buka Puasa Selasa 10 Maret 2026
Gunakan waktu tersebut untuk ibadah seperti membaca Al-Qur’an, salat malam, atau berdoa.
3. Tidur Lebih Awal agar Bisa Bangun Malam
Banyak orang gagal menjalankan salat malam karena terlalu lelah.
Solusinya sederhana: tidur lebih awal setelah salat tarawih sehingga tubuh tetap segar untuk bangun pada sepertiga malam terakhir.
Waktu ini dikenal sebagai waktu yang sangat mustajab untuk berdoa.
4. Perbanyak Doa yang Dianjurkan Nabi
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026: Waktu Sahur, Sholat & Doa Puasa Ramadan
-
Bank Mandiri Region 3 Berbagi Kebaikan Ramadan Lewat Buka Puasa dan Santunan Masyarakat Rentan
-
Program Loyalitas ALL Accor, ibis Jakarta Raden Saleh Gelar Paket Buka Puasa "Semarak Sate Ramadan"
-
Jadwal Imsak Jakarta 27 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Waktu Imsak Jakarta 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
5 Cara Sederhana Agar Tidak Melewatkan Malam Lailatul Qadar, Jangan Sampai Menyesal Setelah Ramadan
-
Maghrib Jam Berapa di Jakarta Hari Ini? Cek Jadwal Buka Puasa Selasa 10 Maret 2026
-
Jadwal Imsak Jakarta Selasa 10 Maret 2026, Catat Waktu Sahur Hari Ini
-
Maghrib Jam Berapa di Jakarta Hari Ini? Cek Jadwal Buka Puasa Senin 9 Maret 2026
-
Swiss-Belresidences Kalibata Rayakan Idulfitri dengan Ragam Promo Spesial