SuaraJakarta.id - Swiss-Belresidences Kalibata memperkenalkan program terbaru bertajuk “24 Hours Stay”, yaitu konsep menginap fleksibel yang memungkinkan tamu menikmati kamar selama 24 jam penuh sejak waktu check-in.
Program ini memberikan keleluasaan bagi tamu untuk menentukan sendiri waktu kedatangan, tanpa harus terikat pada standar check-in hotel pada umumnya. Dengan harga mulai dari Rp850,000 net per malam, penawaran ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan tamu bisnis, wisatawan transit, maupun tamu dengan jadwal perjalanan yang tidak konvensional.
Berlokasi strategis di kawasan Kalibata, hotel ini memiliki akses yang mudah menuju Halim Perdanakusuma International Airport, Stasiun Whoosh, Commuter Line, serta Transjakarta, menjadikannya pilihan ideal bagi tamu yang mengutamakan efisiensi dan kenyamanan mobilitas di Jakarta.
Program “24 Hours Stay” tersedia untuk pemesanan langsung melalui hotel dan berlaku untuk tipe kamar tertentu, tergantung pada ketersediaan. Waktu menginap dihitung selama 24 jam sejak check-in yang telah dikonfirmasi, sementara permintaan di luar durasi tersebut, termasuk early check-in lebih awal atau perpanjangan waktu menginap, akan mengikuti kebijakan tambahan yang berlaku.
Penawaran ini tidak dapat digabungkan dengan promosi lain dan harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tamu disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu guna memastikan ketersediaan kamar serta mendapatkan konfirmasi waktu check-in yang diinginkan.
Nungrudin Sukmawati, General Manager Swiss-Belresidences Kalibata menyatakan, pihaknya melihat adanya perubahan pola perjalanan di mana fleksibilitas menjadi prioritas utama.
"Melalui program ‘24 Hours Stay’, kami ingin memberikan pengalaman menginap yang lebih relevan, di mana tamu dapat menikmati waktu mereka secara maksimal tanpa terbatas oleh aturan konvensional. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan tamu,” katanya.
Sebagai hotel bintang empat di bawah manajemen Swiss-Belhotel International, Swiss-Belresidences Kalibata memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti ballroom, ruang pertemuan, restoran, kolam renang, dan area rekreasi yang menjadikannya lokasi ideal untuk acara edukasi maupun kegiatan korporasi. Selain itu, Swiss-Belresidences Kalibata memiliki ruang terbuka hijau sebagai pendukung konservasi alam dengan konsep green living hotel. ***
Baca Juga: Swiss-Belresidences Kalibata Ajak Tamu Nikmati Kemudahan dan Benefit Eksklusif Lewat Mobile App
Berita Terkait
-
Swiss-Belresidences Kalibata Ajak Tamu Nikmati Kemudahan dan Benefit Eksklusif Lewat Mobile App
-
Swiss-Belresidences Kalibata Rayakan Idulfitri dengan Ragam Promo Spesial
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Kehangatan Berbuka di Kampoeng Ramadan
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Suasana Neon Futuristik untuk Meriahkan Tahun Baru 2026
-
Ikuti Pelatihan Table Manner Swiss-Belresidences Kalibata, Dapat Sertifikat Internasional
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan