- Tren penggunaan sepatu lari lokal seperti Ortuseight dan 910 meningkat signifikan di kalangan komunitas pelari di Lapangan Banteng Jakarta.
- Pergeseran pilihan konsumen dipengaruhi oleh desain yang modern, nilai estetika gaya hidup, serta promosi viral melalui media sosial.
- Sepatu lokal kini menjadi pilihan realistis untuk latihan harian karena kualitas yang mumpuni dengan harga yang lebih terjangkau.
Brand Global Masih Kuat, Tapi Tidak Sendirian
Meski begitu, brand global tetap punya tempat tersendiri, terutama di kalangan runner yang serius mengejar pace atau rutin ikut race.
Namun yang menarik, sekarang brand lokal tidak lagi dipandang sebelah mata. Banyak runner merasa kualitasnya sudah cukup nyaman untuk easy run, jogging santai, latihan harian sampai fun run akhir pekan
Dengan harga yang lebih masuk akal, sepatu lokal jadi pilihan realistis buat banyak anak muda yang ingin mulai rutin lari tanpa harus keluar budget terlalu besar.
Lari Kini Sudah Jadi Bagian Lifestyle Kota
Fenomena di Lapangan Banteng memperlihatkan satu hal: lari sekarang bukan cuma olahraga. Buat banyak orang, running sudah jadi bagian dari gaya hidup kota besar. Orang datang bukan hanya untuk olahraga, tapi juga untuk bertemu komunitas, mencari suasana, bahkan sekadar menikmati ambience sore Jakarta.
Dan di tengah tren itu, sepatu lokal perlahan mulai mengambil panggungnya sendiri.
Apakah brand lokal sudah mendominasi? Mungkin belum sepenuhnya. Tapi kalau melihat apa yang terjadi di lintasan lari Jakarta belakangan ini, satu hal cukup jelas: sepatu lokal sekarang sudah masuk ke percakapan utama komunitas running.
Bukan lagi sekadar alternatif murah, tapi mulai dianggap sebagai bagian dari identitas gaya hidup runner urban.
Baca Juga: Bukan Hoka atau Adidas, 5 Sepatu Lari Lokal Ini Justru Paling Banyak Dipakai di CFD Sudirman
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Hoka atau Adidas, 5 Sepatu Lari Lokal Ini Justru Paling Banyak Dipakai di CFD Sudirman
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Budget Rp500 Ribuan? Ini 5 Kombinasi Sepatu Lari dan Kaus Kaki Lokal Paling Stylish
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026