- Aktivitas lari bagi kalangan anak muda di Jakarta kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup urban yang sangat populer.
- Berbagai merek sepatu lari lokal mulai mendominasi lintasan lari di Jakarta berkat desain estetik dan kualitas yang mumpuni.
- Runner urban kini lebih memilih produk lokal karena dianggap mampu merepresentasikan identitas diri serta mendukung penampilan sehari-hari mereka.
SuaraJakarta.id - Kalau datang ke area running seperti Gelora Bung Karno atau Lapangan Banteng sekarang, suasananya terasa berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
Running bukan lagi sekadar olahraga. Di kalangan anak muda Jakarta, lari sudah berubah menjadi bagian dari lifestyle, lengkap dengan outfit, kopi setelah jogging, sampai pilihan sepatu lari lokal yang jadi identitas.
Menariknya, brand lokal kini mulai mengambil panggung utama. Tidak sedikit runner urban yang lebih percaya diri memakai sepatu lokal karena desainnya dianggap lebih relate dengan gaya anak skena Jakarta: simpel, estetik, dan tidak terlalu mainstream.
Berikut tujuh sepatu lari lokal yang belakangan paling sering terlihat di komunitas running urban Jakarta.
1. Ortuseight Hyper Series
Ortuseight masih jadi salah satu nama paling sering terlihat di lintasan lari Jakarta. Desainnya sporty tapi tetap clean, membuat seri ini cocok dipakai running maupun nongkrong setelahnya.
Banyak runner muda menyukai kombinasi warna netral dan bentuknya yang modern.
2. 910 Nineten Daily Trainer
910 Nineten cukup identik dengan runner muda yang aktif di media sosial. Model daily trainer mereka sering muncul di TikTok karena terlihat sporty sekaligus fashionable.
Tidak sedikit yang memakainya bukan hanya untuk lari, tetapi juga untuk outfit harian.
Baca Juga: Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
3. Compass Running Series
Selama ini Compass dikenal lewat sneakers lifestyle. Namun seri sporty mereka mulai ramai dipakai komunitas running urban.
Desainnya minimalis dengan nuansa old money yang sedang tren di kalangan anak Jakarta.
4. League Velocity Retro
Ini salah satu model yang belakangan paling sering dicari kolektor dan pencinta sneakers retro. League berhasil menghadirkan nuansa running era 90-an dengan sentuhan modern yang cocok dipakai harian.
Beberapa colorway bahkan mulai sulit ditemukan di marketplace karena cepat habis.
5. Specs Hyper Running
Specs kini mulai tampil lebih modern dibanding image lamanya.
Tag
Berita Terkait
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Bukan Hoka atau Adidas, 5 Sepatu Lari Lokal Ini Justru Paling Banyak Dipakai di CFD Sudirman
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan