SuaraJakarta.id - Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) tahap ke-3 dimulai, dengan waktu pelaksanaan sejak 3 Juni-29 November 2026. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menekankan kepada kontraktor pelaksana supaya menjalankan pekerjaan sesuai komitmen dalam kontrak kerja.
Penekanan Mas Dhito kepada kontraktor pelaksana itu disampaikan saat melakukan kegiatan kunjungan dan pengecekan stadion yang berada di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Selasa, (9/6/2026). Mas Dhito mewanti-wanti kontraktor untuk dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, tepat guna dengan penggunaan material dan bobot pekerjaan sesuai kontrak kerja.
“Saya berharap apa yang sudah dituangkan dalam kontrak dapat dipertanggungjawabkan, saya minta masing-masing memahami tugasnya,” kata Mas Dhito dalam kegiatan yang juga dihadiri pihak Managemen Kontruksi (MK) maupun Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri tersebut.
Pembangunan Stadion GDJ tak dipungkiri banyak dinanti masyarakat. Stadion dengan kapasitas hingga 15 ribu tersebut, nantinya tak hanya digunakan untuk pertandingan sepakbola, melainkan termasuk event lain. Hal ini sebagaimana konsep yang diusung dalam pembangunan stadion GDJ yakni sport, business dan Entertainment.
“Saya minta komitmennya, dan saya akan awasi karena ini betul-betul ditunggu masyarakat,” tegas Mas Dhito.
Sebagaimana diketahui, dengan alokasi anggaran mencapai Rp57 miliar untuk pembangunan Stadion GDJ tahap ke-3, Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan proses yang berjalan bebas dari maladministrasi. Untuk itu, diakui Mas Dhito setiap tahapan yang dilakukan, pemerintah daerah meminta pendampingan dari kejaksaan tinggi dan supervisi dari KPK.
Pembangunan stadion tahap ke-3 sendiri, dengan waktu sekitar 6 bulan selain melanjutkan pekerjaan site development, salah satunya akses jalan bagi suporter, pelaksana proyek juga harus menyelesaikan pekerjaan atap stadion.
Arif Sugiharto, Deputi Project Manager dari PT Mitra Andalan Sakti selaku perwakilan pelaksana proyek yang ditemui di lokasi optimis pekerjaan dapat selesai tepat waktu. Pihaknya pun mengaku terkait pekerjaan utama atap, telah berkoordinasi dengan pihak vendor.
“Kita sudah berkoordinasi dengan vendor, timeline (6 bulan) masih cukup untuk saat ini. Nanti kita juga akan melakukan pengawasan yang lebih ketat, agar timeline yang diberikan bisa terpenuhi,” ucapnya.***
Baca Juga: Mas Dhito Kembali Masukkan Fragmen Kepala Ganesha yang Hilang ke Museum
Berita Terkait
-
Suspend SPPG, Mas Dhito Jenguk Siswa Diduga Keracunan MBG
-
Pemkab Kediri Usulkan Bangun 2 TPST, Mas Dhito Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Sampah dari Hulu
-
Bahas Flyover Mengkreng, Mas Dhito Bertemu Bupati Nganjuk dan Jombang
-
Perketat Absensi, Mas Dhito Godok Pelaksanaan Kebijakan WFH
-
Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta PUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas