- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Agung Sedayu Group menanam 21.060 bibit mangrove di lima lokasi pesisir Jakarta pada 26 Juli 2026.
- Agung Sedayu Group menyerahkan lahan kompensasi seluas 1,7 hektare sejak tahun 2014 untuk mendukung upaya pemulihan ekosistem pesisir tersebut.
- Keberhasilan rehabilitasi pesisir memerlukan perawatan dan pengawasan berkelanjutan agar tanaman mangrove dapat menjalankan fungsi ekologisnya secara optimal.
SuaraJakarta.id - Rehabilitasi kawasan pesisir Jakarta tidak cukup hanya dilakukan melalui penanaman bibit mangrove. Perawatan dan pemantauan secara berkelanjutan menjadi bagian penting untuk memastikan tanaman tumbuh dan mampu menjalankan fungsi ekologisnya.
Komitmen tersebut menjadi salah satu pesan dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia yang ditandai dengan penanaman 21.060 bibit mangrove secara serentak di lima lokasi pesisir Jakarta, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno itu melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas hingga masyarakat. Agung Sedayu Group (ASG) menjadi salah satu perusahaan yang turut berkontribusi dalam upaya rehabilitasi ekosistem pesisir.
Direktur Utama Agung Sedayu Group Nono Sampono mengatakan, kontribusi perusahaan terhadap rehabilitasi kawasan pesisir telah dilakukan sejak 2014 melalui pemenuhan kewajiban kompensasi penggunaan kawasan hutan seluas 1,7 hektare.
"Jadi Agung Sedayu sejak 2014 punya kewajiban untuk melakukan kompensasi. Kompensasi kewajiban kami seluas 1,7 hektare," ujar Nono di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara.
Menurut dia, lahan tersebut merupakan bagian dari kewajiban kompensasi atas pembangunan jalan susun atau jalan tol yang dikerjakan perusahaan. Kewajiban tersebut kemudian diserahkan kepada pemerintah dan dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan ekosistem mangrove.
"Itu kompensasi dari jalan susun yang kami bangun. Itulah yang kami manfaatkan pada Hari Mangrove Sedunia ini. Kontribusi kami sudah kami serahkan sejak kerja sama dimulai pada 2014," katanya.
Nono menilai keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak dapat diukur hanya dari jumlah bibit yang ditanam. Tahap lanjutan berupa pemeliharaan dan pengawasan diperlukan agar bibit dapat bertahan hidup dan berkembang menjadi kawasan mangrove yang memberikan manfaat ekologis.
Mangrove memiliki peran strategis bagi kawasan pesisir karena mampu menjadi pelindung alami dari abrasi dan gelombang laut. Selain itu, ekosistem mangrove juga berperan dalam menyerap karbon serta menjadi habitat bagi beragam jenis biota.
Baca Juga: Bukan Sekadar Macet, Akar Polusi Jakarta Disebut Berasal dari Sistem Energi
Karena itu, keterlibatan sektor swasta dalam rehabilitasi pesisir dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program pemerintah. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga ekosistem pesisir Jakarta di tengah tekanan pembangunan dan dampak perubahan iklim.
ASG menegaskan partisipasinya dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir Jakarta.
Penanaman 21.060 bibit mangrove tersebut pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memulihkan kawasan pesisir dan memperkuat ketahanan lingkungan Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026
-
Bukan Sekadar Mengejar Juara, Marching Band Rorotan Siap Tunjukkan Prestasi di Kejurnas FYBI 2026
-
BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School
-
Visa Presents Livin MARKT, Hadirkan Ratusan Creative Local Brand dengan Kemudahan Belanja
-
Diakui SWA Media, Sambu Group Masuk Jajaran Indonesian Living Legend Companies 2026